Gubsu Ajak ASN Hindari Praktik KKN dan Pungli

gubsu-asn
M24.CO|MEDAN

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menegaskan segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menghndari praktik KKN dan pungli. ASN harus ikut mendukung program pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), terutama pungutan liar (pungli) yang marak disorot akhir-akhir ini.

‘’ASN harus menanamkan tekad dan dimulai dari diri sendiri agar tidak terlibat dalam praktik KKN maupun pungli. ASN juga harus mampu melayani masyarakat dengan bijak, profesional, tulus serta ikhlas sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara Indonesia,’’ tandas Erry saat menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Ulang ke-45 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Lapangan Benteng Medan, Selasa (29/11).

Hadir dalam kesempatan itu Kasdam I/BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Adhi Prawoto, Pangkosek Hanudnas III , Dan Lantamal I Belawan Laksma Robert Wolter Tappangan, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, mewakili ketua DPRD Sumut, para pejabat eselon II dan III, aparatur sipil negara dan keluarga besar Korpri.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry Nuradi mengatakan, Sumatera Utara saat ini tengah berbenah khususnya dalam bidang pemberantasan praktik KKN dan pungutan liar. “Saya sangat berkeinginan agara seluruh anggota Korpri Sumatera Utara bisa mendukung usaha bersama ini,  dengan memulai dari diri sendiri untuk menjauhi praktik korupsi maupun pungli. Mari kita jadikan  momentum ini sebagai gerakan bersama untuk menjadikan Sumatera Utara yang lebih baik dan lebih paten ke depan,” sebut Erry.

Erry menyebutkan anggota Korpri memiliki peran strategis dalam menentukan kemajuan dan keberhasilan program pembangunan. Terlebih lagi bagi daerah yang sedang dipimpinnya, Erry menilai keberhasilan pencapaian visi dan misi pemerintahan sangat ditentukan dengan profesionalitas ASN.

“Dalam perkembangannya, tuntutan kepada ASN agar semakin profesional semakin besar akhir-akhir ini. Hal itu tentu harus disikapi oleh seluruh anggota Korpri untuk berbenah dan semakin memperbaiki kualitas diri agar menjadi ASN yang professional,”tutur Erry.

Erry juga menekankan agar seluruh anggota Korpri di Sumatera Utara untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dalam bidang tugas masing-masing. Karena Sumatera Utara, kata Erry, membutuhkan ASN yang professional untuk memajukan daerah di tengah era kompetisi saat ini.  “Kerja adalah ibadah, untuk itu mari kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih professional dengan terus meningkatkan prestasi dan inovasi,” tandas Erry.

Dalam membacakan pidato tertulis Presiden Joko Widodo, Erry mengingatkan bahawa pengabdian anggota Korpri bukan kepada individu ataupun kelompok, namun pengabdian hanya kepada kepada bangsa dan negara. “Jadikan momentum Pilkada serentak 2017 sebagai ajang ujian atas netralitas dan profesionalitas saudara-saudara. Ujian untuk menerapkan Panca Prasetya Korpri,” sebut Erry membacakan sambutan Presiden RI.

Erry menambahkan, Presiden Joko Widodo meminta Korpri dapat bertransformasi menjadi Korps Profesi Aparatur Sipil Negara RI. Dalam bentuk baru itu fungsi pemerintahan yang diemban berupa pembinaan dan pengembangan profesi ASN, memberikan perlindungan hukum dan advokasi kepada anggota ASN dan memberikan rekomendasi terhadap pelanggaran kode etik dan kode prilaku serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya.(winsah)

Loading...
author