Gubsu: Kesehatan Jiwa Penting Bagi SDM Produktif

img_20161118_143143

M24.CO|MEDAN

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyebutkan kesehatan jiwa merupakan bagian penting terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang produktif dan sekaligus merupakan aset bangsa yang berharga.

‘’Menjaga kesehatan jiwa tidak hanya tugas tim medis baik dokter maupun perawat saja, namun tugas semua pihak seluruh masyarakat Indonesia. Terutama dimulai dari pihak keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat,’’ tandas Erry saat jamuan makan malam peserta Konferensi Nasional XIII Keperawatan Jiwa yang digelar Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara Jalan Jend Sudirman Medan.

Erry menyebutkan, Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa menyebutkan kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik dan mental serta spiritual bahkan sosial sehingga menyadari kemampuan sendiri.

‘’Sehat jiwa adalah sesuatu hal yang dibutukan oleh setiap orang. Tuntutan untuk mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan,’’ tutur Erry.

Erry juga mengatakan pentingnya menjaga kesehatan jiwa. Jiwa yang sehat memberikan banyak sekali kontribusi terhadap kesehatan tubuh, serta kebahagiaan dan kepuasan hidup seseorang. Kesehatan tidak hanya mengenai masalah fisik yang jelas-jelas terlihat saat ada bagian tubuh yang mengalami kerusakan. Kesehatan juga mencakup masalah jiwa yang cenderung tidak terlihat jelas saat terganggu kecuali sudah sangat kronik.

‘’Bila kesehatan jiwa terganggu, dengan sendirinya akan terjadi gangguan juga pada seseorang yang mengalaminya. Itulah sebabnya kesehatan jiwa sangat penting dipelihara,’’ tandas Erry.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry mengapresiasi ahli-ahli kesehatan jiwa berkumpul di Sumatera Utara dalam rangka konferensi. ‘’Kami berharap agar acara konferensi nasional ini dapat memberikan kontribusi serta berbagi pengetahuan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,’’ cetus Erry.

Sebelumnya, mewakili Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr Fidiansyah mengatakan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utrara yang menyambut baik IPKJI dan menjamu makan malam.

Menurutnya dari 34 IKPJI di Indonesia telah hadir di Medan 32 berarti yang belum hadir tinggal dua lagi. ” Kehadiran ini sangat menggembirakan,’’ sebutnya.(winsah)

Loading...
author