Gubsu Sebut Nama Ahok, Massa Teriakan Tangkap !

gubsu-orasi
M24.CO|MEDAN

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi hadir di tengah puluhan ribu umat Islam yang melaksanakan aksi 212 demo Damai Bela Islam jilid III di depan Kantor Gubsu dan Masjid Agung Jl. Diponegoro Medan, Jumat (2/12).

Gubsu HT Erry Nuradi yang ikut menunaikan shalat Jumat di Masjid Agung dan santap siang nasi bungkus bersama Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Wali Kota Medan Dzullmi Eldin dan ribuan umat Islam di teras Masjid Agung. Kemudian Gubsu Erry diminta mengambil sikap berorasi mengeluarkan statemen agar Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) diduga penista agama segera ditangkap.

Gubsu Erry pun berjalan menemui massa dan naik diatas truk pick up.  ‘’Tangkap Ahok sebut massa berulang. Lalu, Gubsu Erry Nuradi berteriak menyemangati peserta aksi dengan menyebut nama ‘Ahok’ dan disambut dengan teriakan ‘Tangkap’ dari puluhan ribu umat Islam.

Gubsu Erry menyebutkan, Indonesia sebagai negara hukum tentu semua sepakat yang menista agama, harus diserahkan kepada penegak hukum. “Kita minta kepolisian dan kejaksaan melakukan apa yang diinginkan oleh umat, tentunya sesuai dengan koridor hukum di negara ini,” sebut Erry.

Saat ini, lanjut Erry, seluruh umat Islam dari Sabang sampai Merauke melakukan hal serupa. “Islam agama yang rahmatan lilalamin. Kita cinta perdamaian, ini solidaritas kita yang dilihat di seluruh dunia, untuk itu mari kita tunjukkan bahwa kita cinta perdamaian, tertib dan contoh terbaik bagi seluruh umat di dunia,” tutur Erry.

Sementara itu, kepada wartawan, Gubsu Erry Nuradi mengatakan, semua penyampaian orasi oleh ulama berlangsung dengan baik. “Alhamdulillah aksi berjalan damai. Ini bukti Sumut cukup dinamis, meski banyak suku agama dan ras namun terbalut dalam suasana keharmonisan, maka kita sambut kegiatan dengan positif,” tandas Erry.

Erry menambahkan, kegiatan ini pasti ada hikmahnya salah satunya makin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berbuat kebaikan serta melaksanakan ajaran yang diajarkan oleh Muhammad SAW.

“Kita cinta perdamaian, kita ingin pelayanan pemerintahan yang lebih baik, semua itu bisa kita lakukan dalam keadaan yang kondusif,” ucap Erry.

Para peserta aksi juga meminta Gubsu Erry Nuradi mengganti Plt Kepala Badan Kesbangpol Linmas Zulkifli Taufik atas surat yang dikirimnya ke Kemenag kab/kota. Dalam surat tersebut, Kemenag diminta menyurati BKM dan pemuka agama lainnya untuk memberikan ceramah yang menyejukkan menjelang aksi 2 Desember 2016 ini.

“Surat tersebut tanpa sepengetahuan saya. Saya akan ganti kepala badannya nanti,” sebut Erry yang disambut aplus puluhan ribu massa. Usai berorasi di depan Masjid Agung dan Kantor Gubsu, massa bergerak menuju kantor Kejatisu di Jl. AH Nasution Medan.[winsah]

Loading...
author