Hari Kedua Ops Zebra Asahan, Ratusan Ranmor Terjaring

unnamed-5-copy
M24.CO|ASAHAN

Tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Asahan dalam berlalulintas masih rendah, terbukti baru hari kedua pelaksanaan Ops Zebra 2016 sudah ratusan kendaraan bermotor terjaring razia.

Pantauan M24.CO dilapangan, pengendara kendaraan bermotor yang terjaring razia rata – rata memiliki kesalahan yang hampir sama, tidak memakai helm, tidak menyalakan lampu khusus kendaraan roda dua, tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan memasang kaca spion.

“Masyarakat sepertinya tidak mau tahu aturan berlalulintas, padahal hampir diseluruh sudut kota sudah dipasang spanduk yang berisikan informasi tentang tertib berlalulintas sebagaimana UU No. 29 tentang lalulintas berikut dendanya, selain itu pihaknya selama ini lebih mengedepankan peneguran bukan penindakan agar mereka mematuhinya ” ujar Kasat Lantas Polres Asahan AKP Rikki Ramadhan saat dikonfirmasi via selulernya.

Sebelum pelaksanaan Ops Zebra 2016, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang tertib berlalulintas dimana hampir setiap sore dilakukan gatur padat selain bertujuan untuk  mengatur lalulintas juga memberikan teguran kepada masyarakat.

“Kita saat itu mengedapankan pendekatan secara persuasif, bukan langsung penindakan agar masyarakat dapat mematuhi kedepanya,” ujarnya.

Kami berharap masyarakat dapat mematuhi aturan berlalulintas, sebab aturan yang ada untuk keselamatan dirinya dan juga orang lain, himbaunya.

Salah seorang yang ditindak saat ditemui mengaku belum memiliki SIM sebab belum cukup usianya, “Nggak punya SIM, habis belum genap 17 tahun usianya dan terpaksa mengendarai sepeda motor sebab tidak ada kendaraan umum untuk belanja ke kota, sedangkan naik becak ongkosnya mahal,” ujar gadis belia yang mengaku bernama Rini. (Susilawadi)

Loading...
author