Hasil Sementara Operasi Zebra 2016, 394 Pengendara Motor Ditilang

1a49e65b-69da-49fb-b354-a779bb03ab06

Para pengendara yang ditilang dalam operasi zebra 2016 oleh Satlantas Polresta Medan, langsung melakukan tindakan sidang di tempat (ist)

M24.CO|MEDAN

Memasuki hari kedua Operasi Zebra 2016 Satlantas Polrestabes Medan mengeluarkan 394 set surat tilang kepada pengendara motor di sejumlah ruas jalan. Dari pantauan di sejumlah lokasi razia seperti di Jl Sisingamangaraja persisnya di depan Taman Makam Pahlawan, Jl Sudirman, persimpangan Jl ‎Gajah Mada/Jl Zainul Arifin, Jl Balaikota dan ruas jalan lainnya terlihat didominasi oleh pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran.

Informasi yang dihimpun,  dihari pertama Operasi Zebra 2016 dikeluarkan 216 set surat tilang  dengan rincian 46 pelanggaran helm, 10 rambu/marka, 17 lawan arus, 1 berboncengan lebih dari dua orang, 18 light on, 114 surat ‎kendaraan roda dua dan empat, 6 perlengkapan kendaraan dan 4 kelebihan muatan.

Sedangkan dihari kedua Operasi Zebra 2016 petugas mengeluarkan 178 set surat tilang dengan rincian pelanggaran SIM sebanyak 75 orang, STNK 73 orang, kendaraan 30. Dari data di hari kedua didominasi oleh pengendara tidak memakai helm, tidak memiliki SIM dan tidak memiliki STNK.

Kasatlantas Polrestabes Medan, Kompol T Rizal Moelana ‎mengatakan Operasi Zebra 2016 sejak hari pertama hingga hari kedua didominasi oleh pengendara sepeda motor. Sepeda motor paling banyak yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Hari pertama dan kedua memang didominasi oleh pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran. Dan hingga saat ini ada 394 pelanggaran dari akumulasi di hari pertama,” ujar mantan Kapolsek Medan Area ini.

Dikatakannya, pada gelaran Operasi Zebra 2016 ‎juga tegas. Jadi setiap pengendara motor yang melakukan pelanggaran segera sidang ditempat.

“Bagi pengendara motor yang melakukan pelanggaran akan disidang ditempat. Kita hadirkan jaksa di lokasi-lokasi razia. Dengan adanya gelaran Operasi Zebra 2016 agar perilaku pengendara motor lebih tertib,” ungkap Rizal.(rahmad)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.