Ini Alasan PT PP Lambat Kerjakan Jalan Sarudik-Batas Tapsel

img_20161127_190620

M24.CO|TAPTENG

Pembebasan lahan merupakan salah satu kendala bagi pihak PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk, untuk mempercepat pengerjaan jalan nasional, di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Menurut Iwan Malau, staf  PT PP Proyek Winrip Sibolga, dari 36 kilometer bahu jalan yang hendak dikerjakan, hanya 14 kilometer lahan masyarakat yang sudah dibebaskan, sedangkan 22 kilometer lagi, sampai kini, masih menjadi persoalan.

“Solusinya pak, lahan harus dibebaskan sehingga pengerjaan jalan nasional dapat dilaksanakan 100 persen. Kalau masalah pembebasan lahan itu bukan lah tanggung jawab kami pak, tapi itu urusan PPK 12 dari Provinsi Sumatera Utara, kita tunggulah lahannya dibebaskan dulu,” kata Iwan, Minggu (26/11).

Selain masalah pembebasan lahan, kata Iwan, kendala lain yang memperlambat pengerjaan jalan nasional di Tapanuli Tengah, yakni, faktor cuaca, ketersediaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi, serta masalah saluran air akibat belum dibebaskannya lahan masyarakat.

“Kita nggak bisa langsung melakukan pengaspalan pak, kalau dari sisi kiri dan kanan badan jalan, nggak dibangun dulu parit jalan, sama saja pak, pengaspalan hanya bertahan satu minggu saja pak,” ucapnya( Andreas)

Loading...
author