Ini Penjelasan Kordinator Agen Soal Gas 3 Kg Langka di Binjai

286

M24.CO|BINJAI
Sulitnya mendapatkan gas 3 Kg di Kota Binjai masih dirasakan oleh masyarakat. Ironisnya, belum ada tindakan pihak terkait yang dapat menyelesaikan persoalan ini.

Sementara itu, menurut keterangan Koordinator Agen yang ditunjuk oleh Pertamina, Ayu Brahmana, kondisi gas yang sulit didapat saat ini akibat berkurangnya pasokan gas di bulan September lalu.

Dijelaskan Ayu, pada bulan Juli gas 3 Kg di Kota Binjai sempat banjir. Selanjutnya, pertamina mengurangi kuota di bulan Agustus. Kemudian, pertamina kembali melakukan pengurangan di bulan September dan dampak dari pengurangan ini berlanjut hingga sekarang.

“Memang di bulan ini kuota gas 3 Kg sudah ditambah 9,2 persen. Tapi untuk dapat menormalkan kondisi di lapangan, biasanya butuh waktu dua minggu. Makanya sampai saat ini warga masih sulit mencari gas 3 Kg,” jelas Ayu.

Selain itu, sambung Ayu, pemerintah saat ini ingin menarik gas subsidi 3 Kg. Sebagai gantinya, pertamina menyiapkan bright gas 5,5 Kg. “Jadi kelangkaan ini juga tidak terlepas dari rencana pengalihan gas 3 Kg ke bright gas 5,5’Kg,” paparnya.

Lebih jauh dikatakan Ayu, jika masyarakat sulit mendapatkan gas 3 Kg, bisa ganti dengan bright gas 5,5 Kg. “Karena bright gas sudah tersedia. Untuk masyarakat tukarkan dua tabung gas 3 Kg dan biaya Rp100 ribu sudah dapat tabung bright gas beserta isinya,” kata Ayu dan menyebutkan, bagi PNS hanya tukarkan dua tabung gas 3 Kg sudah dapat bright gas 5,5 Kg.

Bukan itu saja, kata Ayu, persoalan yang menyulitkan warga untuk mendapatkan gas 3 Kg karena sistem yang masih semrawut yang dilakukan Pemko Binjai. “Jadi sistem yang seharusnya ikut dibenahi. Karena kami (Pertamina), bekerja sesuai laporan dari Pemko,” pungkasnya. (dan)

Loading...