Jangan Jadikan Anggaran Pilkada Jadi Ajang ‘Bagi-Bagi’

JANGAN JADIKAN AJANG BAGI-BAGI

JANGAN JADIKAN AJANG BAGI-BAGI

M24.CO|MEDAN
Kalangan Anggota DPRD Sumatera Utara mengaku kaget atas anggaran Pilgubsu Sebesar Rp1,2 triluan diajukan KPU dan Bawaslu ke Pemprovsu untuk ditampung di APbD 2017. Anggaran sebesar itu dinilai tidak masuk akal dan terkesan pemborosan keuangan daerah.

“Sangat tidak masuk akal anggaran Pilgubsu 2018 yang diajukan KPU dan Bawaslu. Pilgubsu ini bukan arena ‘bancakan’ bagi-bagi uang,tapi untuk melaksanakan akan perwujudan demokrasi,”kata Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut ,H.M. Hanafiah Harahap kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (4/10/2016).

Hanafiah juga menyatakan anggaran Pilgub1,2 triliun tersebut diyakini memunculkan rasa ketidakadilan di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, anggaran cukup fantastis itu juga dinilai tidak sesuai semangat pemerintah pusat yang menginginkan pelaksanaan pembelajaran pemilihan kepala daerah seefisien mungkin.

Untuk itu, Hanafiah mengaku prihatin terhadap minset KPU dan Bawaslu Sumut yang terkesan cukup nekat mengalokasikan anggaran fantastis tersebut. “Usulan Rp1,2 triliun tersebut sangat kejam dan akal-akalan,” tegasnya.

Hanafiah mengatakan, seharusnya KPU dan Bawaslu lebih fokus bagaimana memperbaiki kinerja, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilgubsu 2018. Sebab , kata Ketua Komisi C ini, peran masyarakat dalam Pilgubsu 2013 lalu sangat rendah yakni tidak memiliki capai 50 persen.

“Seharusnya tugas dan langkah peningkatan partisipasi ini yang harus ditunjukkan pihak penyelenggara Pilgubsu. Bukan malah mempertontonkan peningkatan anggaran,”katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut, H Parlinsyah Harahap, SE, mengaku kaget atas pengajuan anggaran Pilgubsu sebesar Rp1,2 triliun disampaikan KPU dan Bawaslu. “Harus dikaji lagilah anggara tersebut. Sebab sangat tidak masuk akal sampai sebesar itu untuk sebuah ajang pesta demokrasi,’katanya.

Sebab, lanjut Politisi Partai Gerindra ini, kondisi keuangan Penprovsu saat ini masih belum sehat.”Ditengah kondisi keuangan di Sumut yang belum membaik ini, hendaknya anggara yang diajukan KPU dan Bawaslu tersebut harus dikaji lebih cermat lagi,”katanya. (red)

Loading...
author