Jelang Pilkada Siantar, Formulir C6 Diduga Palsu Beredar

*Ketua KPU dan Panwaslih “Kaget”, Janji akan Mengusut

pilkada-siantar-copy

M24.CO|SIANTAR

Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pematangsiantar aka diselenggarkan tanggal 16 Nopember 2016 ini, seiring itu, upaya-upaya curang sepertinya mulai menguap. Ini ditandai beredarnya sejumlah Formulir C6 yang diduga ilegal alias “palsu”.

Formulir C6 yang ditemukan beberapa warga dan wartawan itu, tidak jauh berbeda dengan Formulir C6 produk KPU. Disitu ditulis Pilkada akan berlangsung tanggal 16 Nopember 2016, juga ada nama pemilih dan kelurahan bahkan TPS ditetapkan.

Tapi ada yang terlihat aneh dan janggal di Formulir C6 itu, di atasnya ada tulisan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun. “Sepertinya ini dari Simalungun, tapi di isi dan distempel untuk Pilkada Siantar,” ujar seorang wartawan yang menemukan bukti copy-an itu.

surat-pemilihKetika Visi Misi berlangsung di Sapadia Hotel, Sabtu (12/6/2016) siang, seorang wartawan dari salah satu harian lokal menemui Ketua KPU Siantar, Mangasi Tua Purba SH. Kepada Ketua KPU itu si wartawan menanyakan dan memperlihatkan bukti Formulir C6 tersebut.

Setelah Mangasi mengamati Formulir C6 itu, wajahnya terlihat kaget, keningnya juga terlihat berkerut. “Bah, nanti akan kita telusuri dulu. Apakah kita yang salah cetak atau bagaimana ini,” ujar Mangasi sembari meminta Formulir C6 itu kepada wartawan.

“Misteri” Formulir C6 itu (foto) juga sudah beredar di Facebook. Salah satu pemilih akun yang peduli Pilkada Siantar terlihat ada mengunggah gambar formulir C6 yang misterius itu. Bahkan Ketua Sumut Watch, Daulat Sihombing SH.MH juga mengaku sangat terkejut melihat Formulir C6 itu. “Akan kita telusuri, bahkan kemungkinan akan kita laporkan ke Gakumdu dan Panwaslih,” tegasnya.

Demikian juga Ketua Panwaslih Siantar, Josef Sihombing. Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (12/11/2016) malam, dia memperlihatkan nada kaget dan mengaku sangat terkejut mendengar penjelasan dari konfirmasi wartawan.

“Terimakasih informasinya, kita akan kerahkan anggota untuk menyelusurinya. Kalau ada ditemukan, ini jelas pelanggaran hukum. Dan pelakunya bisa dipidana,” tegasnya sembari berjanji permasalahan Formulir C6 itu akan ditelusuri hingga tuntas, karena permasalahan itu katanya sangat serius.(maris)

Loading...
author