Kalapas Jamin Lapas Lubukpakam Bebas Pungli dan Narkoba

*Ada Pungli  Laporkan ke 082277294374

img_20161109_173833

M24.CO|DELISERDANG

Dalam rangka mendukung program Presiden RI, Ir Jokowi terkait bebas Pungli (Pungutan Liar), Lapas Kelas II B Lubuk Pakam wacanakan setiap pengunjung tahanan tidak diperbolehkan untuk memberi sesuatu apapun kepada petugas Lapas, demikian dikatakan Kalapas Kelas II B Lubukpakam, Jahari Sitepu SH di dampingi KPLP, Eben Depari, Rabu (9/11) siang.

Terang Jahari, selama 4,5 Bulan Lapas Kelas II B Lubukpakam dipimpinnya, target utama yang dilakukan adalah memberantas peredaran narkoba di Lapas Pakam yang sebelumnya pernah mencuat sampai tingkat nasional.

“Hari pertama saya pimpin Lapas ini, memberantas semua pelaku pengedar narkoba di Lapas, bahkan 2 orang petugas Lapas telah kita serahkan ke Polres Deliserdang karena ketahuan pesta narkoba di Lapas ini,” tegasnya .

Lanjut Mantan Kalapas Siborong-borong ini lagi, bebas pungli dan narkoba selalu ditekankan kepada pegawai yang berjumlah 70 orang ketika melaksanakan apel pagi.

“Saya tekankan kepada seluruh pegawai agar jangan coba-coba untuk melakukan Pungli atau narkoba di lapas ini, ketahuan akan saya tindak tegas bahkan sampai rekomendasi untuk pemecatan disampaikan ke kanwil” kata Jahari kepada sejumlah wartawan.

Dirinya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menerapkan secara tegas kepada seluruh petugas dan pegawai Lapas agar instruksi Presiden terkait bebas pungli di Lapas dilaksanakan sebaik-baiknya, bagi pengunjung juga dihimbau agar tidak memberikan imbalan dalam bentuk apapun kepada petugas Lapas Lubuk Pakam.

“Kita juga membuat spanduk yang bertuliskan, semua layanan di Lapas Lubuk Pakam Gratis dan tidak dibenarkan memberikan apapun kepada petugas Lapas, jika ada Pungli segera laporkan ke No Hp 082277294374” tegas Sitepu.

Harapannya semua pengunjung harus mematuhi aturan yang diterapkan Lapas sesuai SOP (Standar Operasional Pekerjaan) dan setiap pengunjung Lapas diberlakukan sistem antrian dengan nomor urut yang dibagi oleh petugas Lapas dengan memperlihatkan identitas atau KTP.

“Setiap pengunjung harus memperlihatkan identitas aslinya dan diberlakukan sistem antri kepada seluruh pengunjung tanpa terkecuali,” tutup Jahari Sitepu.(Azwar)

Loading...
author