Kapolres Sergai Haramkan Judi Bagi Seluruh Jajarannya

kapolres

Kapolres Sergai AKBP. Eko Suprihanto saat memberikan paparan kepada wartawan pada acara coffee morning. (metro24/darmawan)

M24.CO l SERGAI
“Saya tak akan mentolerir anggota saya yang terindikasi menerima setoran ataupun upeti dari bandar judi atau narkoba,”kata Kapolres saat acara coffee morning bersama wartawan di Mapolres Sergai, Selasa (11/6/2016).

Bahkan Kapolres menantang bila ada wartawan yang bisa membuktikan kalau anggotanya menerima setoran judi atau upeti, disertai dengan data atau fakta yang valid. Kapolres pastikan kalau yang bersangkutan (anggota,red) akan dicopot dari jabatannya.

“Bahkan saya pun siap dicopot kalau ada terbukti menerima setoran judi, karena menurutnya judi adalah kegiatan haram di agama manapun dan bertentangan dengan norma dan peraturan perundang-undangan, “ujarnya.

Menurutnya, jabatan adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga bila sewaktu-waktu dicopot maka sebagai manusia harus legawa.
Namun sebaliknya, bila wartawan tidak bisa membuktikan maka sebagai pimpinan Polres Sergai, dirinya (Kapolres,red) akan menggunakan hak jawab dan bila perlu akan menempuh jalur hukum untuk membuat terang permasalahan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres dalam merespon pemberitaan dari media terkait indikasi setoran judi hari Minggu (9/10/2016) lalu.
Terkait informasi dugaan setor ke pimpinan, Kapolres membantah keras tudingan itu.

Karena sejak bertugas sebagai Kapolres Samosir hingga Kapolres Sergai kinerja Polres yang dipimpinnya terus berupaya ditingkatkan, dan menolak segala bentuk setoran judi atau upeti dari bandar judi. Kegiatan coffee morning Polres Sergai dengan insan pers dihadiri oleh seluruh wartawan dan awak media se Kabupaten Sergai yang berjumlah 50 orang.

Selain membahas tentang evaluasi unit kerja wartawan Polres Sergai, Kapolrea juga mengapresiasi kerja sama antara wartawan dan Polres Sergai yang sudah terjalin selama ini dan ke depan diharapkan hubungannya akan lebih harmonis lagi.

Selesai acara coffee morning, M24 bertemu dengan Kapolres Eko sembari menjelaskan bahwa pemberitaan terkait setoran judi adalah miss commnnication dan ke depan akan dilakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum pemberitaan. Hal tersebut juga meralat pemberitaan terkait setoran judi pada hari Minggu (9/10/2016) lalu.

Menurut Kapolres, sejauh ini pihak Polres sangat gencar memberantas judi togel. Diakuinya, kendala di lapangan adalah mereka (para jurtul) menerapkan sistem rantai terputus dengan para bandar.

Sehingga Polres agak kesulitan untuk menangkap para bandar. “Namun kami berupaya untuk terus mengungkap dan menangkap para bandar judi supaya Sergai ini benar-benar terbebas dari judi,”kata Kapolres menjelaskan.

Kapolres Eko juga menjelaskan bahwa Polres Sergai saat ini sedang merancang sistem pelaporan online dari masyarakat. Aplikasi yang nantinya dapat diunduh di Play Store pada HP Android ini akan diberi nama Sergai Police Information Center (Sergai PIC).

Nantinya masyarakat dapat langsung melapor setiap kejadian di sekitarnya, lalu mengambil foto dari kejadian yang ditemuinya melalui kamera yang ada di HP kemudian mengaktifkan GPS di HP nya lalu dikirim gambar dan posisinya ke operator Sergai PIC.

Petugas yang sudah mendapat gambar dan posisi pelapor melalui GPS kemudian akan merespon langsung datang ke TKP. Diharapkan quick respon time saat datang ke TKP oleh petugas Polri dapat terbantu dengan aplikasi ini, sehingga Kapolres akan terus berupaya sistem ini bisa selesai secepatnya.

Nanti aplikasi ini juga akan ditambahkan SP2HP online, SKCK online serta pendaftaran SIM online. “Semoga masyarakat bisa terbantu dengan aplikasi ini dan dapat meningkatkan kinerja Polres Sergai ke depannya,”ujar Kapolres mengakhiri penjelasannya. (metro24/darmawan)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.