Kasus ‘Mandek’ Warga Desak Kajari Usut Kembali Lingkungan Hidup Batubara

img_20161111_133841

M24.CO|BATU BARA

Direktur ABC (Anak Batubara Comunity) Sumut, A.Hasibuan, meminta Kajari Batu Bara agar segera menuntaskan kasus Alkes (Alat Kesehatan) yang sudah ada tersangkanya itu. Namun, ABC juga meminta kepada Kajari itu sesegera mungkin untuk menyelesaikan kasus proyek pembanguan taman hijau tahun 2015 yang dikelola Kantor Lingkungan Hidup Batu Bara sebesar Rp.1,2 milliar tersebut.

Saat di Wapres (Warung Apresiasi) Batu Bara, Jum’at (11/11), A.Hasibuan menyampaikan kepada rekan – rekan awak media dan M24.CO, bahwa Kajari sebelumnya juga telah memeriksa terhadap kasus pembangunan taman hijau yang berada di Kecamatan Sei Balai, Lima Puluh dan Medang Deras itu tadinya.

“Kita tau dalam kasus itu sejumlah saksi sudah diperiksa termasuk dua orang camat (Sei Balai dan Medang Deras/red) yang diperiksa selama tiga jam secara bergantian oleh penyidik Kajari saat itu”, ungkap Hasibuan.

Lanjut Hasibuan, pemeriksaan itu diperkirakannya berlangsung pada bulan April 2016 kemarin. Namun sampai saat ini kasus tersebut terkesan ‘mandek’ entah apa yang menjadi alasannya itu.

“Kasus ini seperti ‘mandek’, dan saya tidak tau apa penyebabnya sehingga sampai mendekati akhir tahun ini, kita tidak mengetahui atas tindak lanjut Kajari Batu Bara yang masih belum menemukan garis terang dari kasus tersebut”, pungkas Direktur ABC mengakhiri. (hari).

Loading...
author