KBPP Siantar Mosi Tak Percaya Terhadap KBPP Sumut

399
e4de2770-aa45-4923-8b05-9f9a39d2f268
Pertemuan pengurus sektor membahas masalah KBPP Siantar (metro24/adi barus)

M24.CO|SIANTAR

Keluarga Besar KBPP Polri Kota Siantar mengajukan protes atas pelaksanaan Mures II KBPP diadakan pada hari Sabtu 24 September 2016 bertempat di Siantar Hotel (Simalungun Room).

Protes dan keberatan disampaikan karena KBPP Polri Siantar menilai Mures telah melanggar ketentuan AD/ADRT yang ditetapkan hasil Munas I KBPP Polri tahun 2013.

Oleh karena itu proses pelaksanaan Mures Kota Siantar ditemukan adanya kelemahan dan kejanggalan di paksakan Pengurus KBPP Polri Sumut untuk tetap menghunjuk Tagor Mulia Harahap sebagai Ketua KBPP Polri Kota Siantar tahun 2016.

Itu diutarakan RS Damanik,Ketua resort KBPP Polri Kecamatan Siantar Barat didampingi teman temannya kepada wartawan, Kamis (29/9/2016) pukul 15.30 WIB.

“Kita kecewa atas mures itu,karena kerja saudara Tigor pada periode sebelum tak pernah di pertanggung jawabkan sebagai diatur dalam AD/ART KBPP Polri.Seharus KBPP Sumut memberikan kesempatan pada kader lain untuk mencalonkan diri.Tetapi mures itu tidak sama sekali memberikan kesempatan pada kader lain mencalonkan diri.”terangnya.

RS Damanik membeberkan bahwa permasalahan yang timbul di tubuh KBPP Polri Siantar antara lain adalah pada tanggal 22 September 2015 untuk membahas masa pengurus habis,dilakukan pertemuan pertama di kediaman ibu Megawati Simanjuntak di hadiri oleh pengurus KBPP Polri Sumut ,sekjen Zaini dan wakil Ketua Efendi Silalahi dan Tagor Mulia Harahap.

“Dalam pertemuan itu disepakati untuk membentuk sektor sektor mengingat selama ini tidak ada.Waktu itu berdasarkan musyawarah dan mufakat terbentuk pengurus Sektor Siantar Timur.Sedang sektor sektor lain akan bersama sama dibentuk di wilayah masing masing,” terangnya.

Masih RS menjelaskan, setelah enam sektor terbentuk ditanda tangani oleh Kapolsek masing masing. Kemudian kami melaporkan kepada Pengurus Daerah KBPP Sumut diterima langsung oleh ketua Drs.Saeful Syafri MM.

Bukti serius tanda dukungan pengurus Sumut.Kami diberikan petunjuk dan arahan tidak lepas dari peran aktif dari ibu Megawaty Simanjuntak untuk mengaktifkan kembali kegiatan KBPP di Kota Siantar.Salah satu contohnya kami disuruh menyiapkan pakaian dinas dan peran aktif ikut melakukan pertemuan atau kegiatan di beberapa tempat.

“Jadi dengan terpilih saudara Tagor Mulia Harahap, kami menilai terkesan dipaksakan dan telah melanggar ketentuan yang diatur dalam AD/ADRT Pusat.Dan kami melayangkan surat mosi tak percaya kepada pengurus daerah KBPP Sumut,” ucap Damanik.(metro24/adi barus)

Loading...