Klinik Wulandari Bantu Meningkatkan Kesehatan Keluarga

img_20161128_144738

M24.CO|MEDAN

Dr Putri Wulandari selaku pemilik sekaligus Dirut Klinik Wulandari mengharapkan, agar keberadaan kliniknya dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kondisi kesehatan keluarga serta menjadi tujuan utama dalam mendapatkan pertolongan darurat sesegera mungkin.

img_20161128_145035“Kami melayani seluruh kebutuhan primer kesehatan, paket imunisasi, kesehatan perempuan dan anak serta klinik kecantikan, yang dilengkapi pula dengan dokter spesialis. Unit Gawat Darurat dan Laboratorium juga sudah tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota jika menginginkan layanan medis tersebut,” katanya.

Ia menilai, sampai saat ini kesadaran masyarakat terhadap kesehatan masih cukup minim. Bahwa ke rumah sakit seringkali dilakukan hanya karena kondisi badan memang sedang sakit.

Sementara kebutuhan preventif atau pencegahan terhadap penyakit nyaris jarang dilakukan. Maka beberapa program diluncurkan oleh klinik yang didirikannya sejak tanggal 13 Oktober 2016 itu, yakni melakukan edukasi kesehatan langsung ke masyarakat, menggelar senam gratis untuk masyarakat, periksa kesehatan gratis serta beberapa kegiatan lainnya.

Ke depannya, perempuan cantik yang tengah menyelesaikan S2 di USU itu menargetkan, dapat mendirikan Rumah Sakit Ibu dan Anak secepatnya, guna membantu mengurangi tingkat kematian ibu dan anak akibat masih terbatasnya fasilitas dan juga hambatan birokrasi. Bersama dengan suami tercinta, dr Yudha Sudewo, SPOG, ia optimis mampu melakukan banyak hal untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan, khususnya masyarakat yang kurang mampu.

Acara juga diisi dengan di Gelar Pesta Rakyat yang berlangsung di pelataran parkir klinik disemarakkan dengan pembagian nasi bungkus dan aneka makanan serta minuman gratis bagi warga sekitar, hiburan keyboard serta bagi-bagi hadiah yang didapatkan dengan menjawab aneka pertanyaan seputar layanan kesehatan di Klinik Wulandari. Kegiatan tersebut mendapatkan perhatian yang cukup antusias dari warga sekitar.

Berbondong-bondong warga mendatangi klinik dan mengikuti seluruh kegiatan. Meskipun demikian, operasional klinik dan layanan medis tetap dilakukan sebagaimana biasa.(winsah)

Loading...
author