Kronologis Petani Salak Jadi Bandar Narkoba

M24.CO|SIDIMPUAN

Satuan Tugas III pemberantasan narkoba, Sat Res Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan yang menangkap Bandar Narkoba di Kelurahan Palopat Maria, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru pada Kamis (6 /10) kemarin ternyata merupakan seorang petani Salak, Nauli Hadomuan, adalah warga Jalan Lobu Layan.

Penggrebekan itupun langsung dipimpin Kasat Narkoba AKP K Nababan atas perintah Kapolres Kota Padangsidimpuan dan polisi berhasil dan sukses mengamankan satu pemilik ganja Aswar Hadi Hutasuhut (32).

Pria yang bekerja sebagai petani ini pun diamankan ganja sebanyak 5 bal dengan berbagai ukuran yang disimpan dan disembunyikan di kebun salak yang berjarak puluhan meter dari rumahnya.

Lima bal ganja yang siap edar itu memiliki bobot seberat 15 kilogram yang dibungkus dengan karung goni. “Baru dua kali masuk barang. Itu barangnya dari Panyabungan, hanya titip jual. Selama ini kami dengan pemilik hanya melalui telepon saja, tidak kenal. Tapi melalui penghubung teman juga,” aku Hadi Hutasuhut dari balik sel berisi tiga tahanan kasus narkoba di Polres Kota Psp tersebut.

Dari penangkapan Hadi, polisi mengembangkan kasus peredaran ganja itu. Hingga mendapati Dedi Suryadi Matondang (31), warga Simatorkis Pondala, Kelurahan Lubukraya, Kecamatan Psp Hutaimbaru yang bertugas sebagai pengedar ganja barang milik Hadi di tempat lain.

Kala itu Dedi tengah menuju rumah Hadi, setelah keduanya mengikat janji kerjasama mengedar ganja itu. “Baru dua kali ini. Saya tadinya memang sudah menerima duluan barang ini, sebanyak 3 kilogram. Itu sudah saya paketi, tapi belum ada yang terjual karena baru dua hari yang lewat,” kata Dedi Suryadi, pria duda anak satu itu kepada M24.CO, Jumat (07/10) dari dalam sel tahanan satnarkoba polres kota Padangsidimpuan

Menurut Kapolres Padangsidimpuan AKBP, M. Helmi Lubis Sik Mengatakan Barang bukti yang diamankan dari Dedi, ada ganja paket besar tinggal 1 bal lagi. Sementara selebihnya dari barang seberat 3 kilogram yang diberikan Hadi pertamakali itu sudah dibagi-baginya untuk diedar dalam bentuk ukuran amp sebanyak 70 amp yang dibungkus dengan kertas nasi.

“Dari Dedi kita ambil dari rumahnya sebanyak 3 kilogram. Itu TKP berada di dalam rumah tersangka Dedi Simatorkis Pondala Kelurahan Lubuk Raya. Dedi diamankan ketika mau mengambil barang dari Hadi di Palopat Maria,”

Berita sebelumnya “Semula anggota Sat Narkoba mendapat informasi bahwa di Jalan Lobu Layan Gang Nauli Hadomuan, Palopat Maria baru menerima paket pengiriman ganja kemudian anggota sat narkoba melakukan penyelidikan di TKP. Dan, anggota mengamankan tersangka serta menginterogasinya, kemudian diambil barang bukti 5 bal ganja di bawah pohon salak yang merupakan tempat penyimpanan,” imbuh pria sederhana ini.(sabar)

Loading...
author