Lahan Padi di Mandailing Natal Diserang Penyakit Aneh

167

M24.CO | PANYABUNGAN – Lahan padi milik di tiga desa di kecamatan Ulu Pungkut Kecamatan, Ulu Pungkut Kabupaten, Mandailing Natal  diserang penyakit aneh.

Akibatnya  hasil panen padi warga pada  tiga desa dikecamatan tersebut dikhawatirkan akan mengalami penurunan drastis bila tidak dilakukan pencegahan dan pengobatan.

“ Dalam tiga musim belakangan ini  ada sejenis penyakit  menyerang tanaman padi di desa  Alahankae, Hutagodang dan desa Habincaran ,” ujar salah seorang petani, Andi Hakim, kemarin.

Dikatakan Andi,  penyakit yang menyerang tanaman padi pada tiga desa tersebut  mulai terlihat sejak padi mulai berumur 2 bulan atau ketika bulir mulai keluar hingga panen.

“Ciri-cirinya penyakitnya  diawali dengan daun padi berwarna  kekuning-kuningan dan, pada  saat bulir padi keluar warnanya akan menjadi kuning  dan kehitam-hitaman dan semakin bertambah usia  padinya  daun-daun menjadi semakin layu.,” ujarnya.

Meskipun para petani sudah melakukan pencegahan dengan melakukan penyemprotan dengan Pestisida  namun penyakit padi yang disebut masyarakat setempat dengan Boro ini bisa teratasi oleh petani.

Pada umumnya jenis varitas padi yang diserang penyakit  ini adalah varitas padi kantor seperti Ceerang.  Sedangkan varitas lokal cenderung  hanya sedikit. Atas kondisi inilah, para petani mengharapkan kepada Dinas Ketahanan Pangan agar turun langsung kelapangan didalam mendampingi petani untuk mengatasi penyakit aneh yang menyerang tanaman padi warga tersebut, mengingat dampak dari penyakit  ini sudah mulai  mengkhawatirkan para petani.(Red)

Loading...