Malam Ramai Pengunjung, Siang Kondom Berserak di Pantai Kelang

kondomM24.CO|SERGAI

Alat kontrasepsi (kondom) sering ditemukan di areal Pantai Kelang Desa Naga Lawan, Kecamatan Perbuangan, Kabupaten Serdang bedagai (Sergai) Sumatera Utara. Cerita kondom bekas sepertinya bukan suatu rahasia umum lagi tapi sudah hal yang biasa bagi para pengunjung pantai maupun warga setempat.

Pasalnya, jika malam banyak muda mudi yang berpasangan mengunjungi objek wisata bahari itu, hingga siang kondom bekas berserak di gubuk gubuk pinggir pantai.

Her (32) adalah pemilik usaha pondok di Pantai Kelang itu mengutarakan kepada metro24.co, Kamis ( 10/11/2016) bahwa setiap malam kamis dan malam minggunya Pantai Kelang selalu ramai di kunjungi muda mudi yang berpasangan.

Mereka selalu menyewa pondoknya sebagai lapak nongkrong pasangan adam dan hawa tersebut. Setelah siangnya, Her yang membersihkan pondoknya itu selalu menemukan kondom bekas, bahkan kondom itu pun masih basah berisikan sperma.

Memang, lokasi pantai kelang sudah tidak asing lagi menjadi lapak mesum muda mudi. Bahkan pihak Polres Sergai pernah membongkar gubuk yang tertutup karena sebagai lapak mesum.

“Dulu Polres pernah membungkar gubuk-gubuk yang di yakini sebagai lapak mesum tapi ya namanya objek wisata yang malam hari bebas pengunjung datang sudah hal biasa la kalau pasangan mesum ke pantai ini yang jelas mesum la,”ucap Her lagi.

Pihak Polres yang pernah membongkar gubuk tersebut juga dibenarkan Kasubag Humas Polres Sergai. AKP. Jasmoro kepada M24.co. Dikatakan, bulan Juli lalu pihak Polres beserta TNI dan Sat Pol PP  turun ke lokasi melakukan razia dan membongkar pondok-pondok tertutup yang diyakini sebagai lokasi mesum.

Pihaknya juga meminta kepada pengelola agar tidak menyediakan pondok-pondok tertutup namun sejauh ini warga tidak ada keluhan lagi. “Memang waktu membongkar pondok itu ada ditemukan kondom bekas waktu itu sudah kita tertipkan karena ada laporan warga dan sudah dilakukan pertemuan di Kantor Desa setempat namun saat ini belum ada keluhan warga ke pihak kepolisian” papar Jasmoro. (darmawan)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.