Massa Mahasiswa Desak Ketua DPRD Sidimpuan Mundur, Ini Alasanya…..

211
rekap
Massa demo kantor DPRD Sidimpuan (metro24.co/sabar)

M24.CO-|PADANGSIDIMPUAN
Massa Mahasiswa tergabung dalam Jaringan Aliansi dan Gerakan Mahasiswa Untuk Perubahan (JALAN- GEMPUR) kembali beraksi.
Kali ini, massa berdemo di Kantor DPRd Sidimpuan, dengan tuntutan agar Ketua DPRD Hj Taty Aryani Tambunan SH mundur dari jabatannya.
Alasan mahasiwa, sebagai Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan tidak aspiratif terhadap kepentingan masyrakat dan gagal memimpin DPRD Kota Padangsidimpuan.

Dalam pernyataan sikapnya, koordinator aksi, Mirwan Nasution, mengatakan kalau tugas utama wakil rakyat itu adalah memutuskan anggaran, membuat peraturan dan melakukan pegawasan.

Namun sangat disayangkan para wakil rakayat di kota salak itu tidak pernah menjalanakan fungsinya, dan justru mereka sibuk dengan kunker dan asyik mengurus partai masing masing.

Dikatakan, banyak penyimpangan atau dugaan tumpang tindih item kegiatan perjalanan dinas yang tercantum di Sekretariat Dewan.
Diantaranya, anggaran Setwan pada Perjalanan Dinas Luar dan Dalam Daerah yang berjumlah Rp6.747.780.000. Dari item tersebut, terdapat dugaan kejanggalan, Pertama anggaran rapat konsultasi dan kordinasi ke luar daerah dengan jumlah anggaran Rp. 3. 218. 700.000,- dengan kode rekening 12012004-0118522. Kemudian, Pos belanja dan jasa sebesar Rp.500 juta dengan kode rekening 12012004-0503522, terdapat perjalanan dinas sebesar Rp370 juta.

“Bagaimana itu, dalam dua kegiatan terdapat item yang berbeda dan ada disebutkan perjalanan dinas. Kemudian, kemana saja DPRD bepergian, sampai-sampai dicantumkan anggaran miliaran rupiah untuk biaya perjalanan dinas luar daerah,”kata mahasiswa dibawah guyuran hujan dan penjagaan ketat polisi dan satpol pp.

Katanya, selain itu Pos Belanja Barang dan Jasa dengan besaran anggaran Rp257.250.000 dengan kode rekening 12012004-1504522, terdapat biaya perjalanan dinas sebesar Rp20 juta. Seterusnya, Pos Belanja Barang dan Jasa senilai Rp587.235.000 dengan kode rekening 12012004-1505522 terdapat biaya perjalanan dinas Rp81.500.000.

Bahkan pada kunjungan kerja (Kunker) Pimpinan dan Anggota DPRD dengan kode rekening 12012004-1506522 terdapat biaya perjalanan dinas dalam daerah sebesar Rp260 juta, sedangkan untuk luar daerah sebesar Rp1.427.380.000 dan kegiatan lainnya.

“Kemana ini semua, kok bisa dalam setiap kegiatan ada perjalanan dinas yang mencapai puluhan juta, bahkan ratusan juta rupiah. Apakah duit negara itu habis sesuai dengan kenyataannya,” imbuhnya.(sabar)

Loading...