Masyarakat Madina Desak Pembentukan Provinsi Sumteng

348

M24.CO|SIDIMPUAN

“Masih ingtkah pengusulan pemekaran Kabupaten Pantai Barat atau Mandailing Pesisir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Provinsi Sumatera Tenggara yang diusulkan kepemerintah selalu kandas…..”?,.

Untuk memperjuangkan Hal itu semua elemen dan lapisan masyarakat harus bergandeng tangan dengan pemerintah juga wakil rakyat agar cita cita masyarakat tersebut dapat segera terealisasi dan tercapai

Kita mengajak semua elemen masyarakat terutama pemangku kebijakan khususnya Kepala Daerah se-Tabagsel juga wakil rakyat di DPR RI yang berasal dari Dapil Sumut II agar sama-sama berjuang untuk pemekaran Kabupaten Pantai Barat atau Mandailing Pesisir dan pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara,” sebut Ketua Karang Taruna Kabupaten Madina, M Al-Hasan Nasution, kepada sejumlah wartawan baru baru ini dipanyabungan

Dia mengatakan, usulan pemekaran Kabupaten Pantai Barat dari Kabupaten Madina begitu juga usulan pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara bergulir kurang lebih selama sepuluh tahun, artinya pengusulan pemekaran dua Daerah Otomi Baru di Tabagsel sudah cukup lama dan wajar untuk segera direalisasikan pemerintahan jokowi melalui perwakilan masyrakat tabagsel di DPR RI.

“Pengusulan pemekaran Kabupaten Pantai Barat dan Provinsi Sumteng sudah bergulir di Kepimimpunan Bupati Madina Daulay dan Zulkarnaen Nasution Walikota padangsidimpuan . Artinya pengusulan pemekaran DOB di daerah Tabagsel tidak terjadi tahun ini tetapi sudah cukup lama, karena itulah kita sangat mengapresiasi lima KDH se-Tabagsel yang baru-baru ini kembali mengusulkan pemekaran tersebut,” sebutnya ujarnya

Ia menambahkan, tentu pengusulan ini perlu perjuangan dan kerja keras dari semua pemangku kebijakan dan tokoh masyarakat yang punya potensi jabatan dalam memperjuangkan itu, dengan harapan DOB ini dapat terwujud secepatnya. Pemekaran daerah otonomi baru merupakan suatu upaya akselerasi atau percepatan pembangunan daerah, meskipun pada awalnya pemekaran DOB bisa berdampak pada program pembangunan di daerah induk.

Sebagai induk organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sangat mengapresiasi pemerintah daerah se-Tabagsel. Pemda dinilai peduli dan konsisten terhadap pembentukan provinsi Sumteng, dan kami Harapkan rekan rekan DI KNPI Setabagsel untuk bersatu mendukung pemekaran tersebut

Dukungan ini disampaikan Ketua dan Sekrteris KNPI Tapsel Sabban Saleh dan Umar Daulay, Ketua KNPI Padangsidimpuan Pertama Yul Asmara Pane, Ketua KNPI Paluta Bahrul Ulum Harahap, dan Darto Siregar mewakili Ketua KNPI Madina.

Menurut mereka, pemda telah berulang-ulang melakukan koordinasi di tingkat daerah dan pusat, baik sesama pemerintahan maupun dengan tokoh dan masyarakat. Namun ke depan diminta agar lebih melibatkan pemuda.Bahkan masing-masing daerah, setiap tahunnya menampung dana sebesar Rp2 miliar di APBD bagi keperluan Sumteng.

“Namun jika uanglah yang harus jadi syarat agar Sumteng direalisasi, KNPI siap melakukan penggalangan dana,” tegas mereka.

Pasalnya, daerah yang terdiri dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Mandailing Natal (Madina), Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), dan Kota Padangsidimpuan (Psp), telah memenuhi syarat untuk layak menjadi provinsi baru.

“Mendagri dan Komisi II DPR RI harus real melihat usul pembentukan provinsi di Sumut. Sumteng jauh lebih layak dibanding dua usul lainnya, baik potensi SDM, SDA dan sarana infrastruktur,” sebut Ketua DPD KNPI Sumut Sugiat Santoso melalui selulernya kepada Media ini baru baru ini-(Sabar)

Loading...