Masyarakat Terus Melakukan Penolakan Terhadap Perusahan PT SMGP

sakitM24.CO|MADINA
Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Mandailing Peduli Sorik Marapi (AMMPSM) melakukan demo tolak PT SMGP atau PT KS Orka, ke Kantor Bupati Madina, Kamis (17/11/2016).

Massa AMMPSM yang kebanyakan ibu ibu ini, datang ke Kantor Bupati, sekitar Pukul 14.00 wib, dengan mengendarai Mobil dan honda.
Dalam orasi massa menyampaikan, setelah perusahan PT SMGP yang sekang PT KS Orka beroperasi, mereka merasa hidup di Nereka. Pasalnya, mereka sangat merasa bising, belum lagi lingkungan kami yang rusak.

Pernyataan sikap yang di sampaikan masyarakat, AMMPSP, mendesak Pemkab madina untuk tegas dan segera menggugat persoalan jaminan perusahan senilai $ 10 juta dollar. Atau setara 130 Milyar, yang tidak tau dimana rimbanya.

Meminta kepada Kepolisian untuk segera menertibkan dan membongkar segala jenis peralatan milik PT SMGP yang di pergunakan untuk mengeksploitasi air, karena di anggap mencemari ribuan hektar sawah.

Serta mendesak Pemkab Madina untuk bersikap tegas terkait pemakaian jalan Kabupaten oleh PT SMGP karena di anggap mengganggu aktivitas pengguna jalan. Dan supaya menindak Perusahan yang di duga melakukan pengeboran tanpa izin.

Seterusnya kita minta kepolisian supaya mengusut masalah kecelakan kerja karyawan PT SMGP yang seolah olah di tutup tutupi oleh perusahan. Selain itu, kepolisian juga kami minta mengusut tenaga kerja yang datang dari luar Negeri yang di duga ilegal.

Dan perusahan ini juga telah melanggar hasil keputusan rapat dengar pendapat yang di laksankan oleh DPRD Madina Komisi III. Untuk itu kita meminta DPRD Madina untuk bersikap konsisten dan tegas terkait permasalahan ini.

Meminta kepada pemerintah untuk menyurati pemerintah pusat untuk mencabut izin panas bumi, dan pemerintah agar bersikap tegas untuk mengadukan PT SMGP ke Aparat pengak hukum.

Sementara Sekda Madian Syafeii Lubis yang menyambut massa, manyampaikan, permohonan maaf kareba bupati tidak bisa hadir kesini karena beliau sedang berada di medan dalam rangka tugas.

“Mengenai pernyataan sikap massa ini, akan saya sampaikan kepada Bupati Madina, dan jawaban nya akan kami sampaikan senin depan. Untuk jawabannya nanti saya harap, perwakilan saja yang datang, tidak usah lagi ramai ramai seperti ini,”ucapnya.(putra)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.