BPRM24.co-MEDAN
Anggota Komisi C DPRD Medan, Godfried Effendi Lubis, mendukung penuh wacana pembentukan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Medan. Keberadaan lembaga keuangan ini dinilai bakal memajukan pelaku usaha, khususnya menengah ke bawah atau UMKM.

“Modal pembentukan BPR lebih kecil dari pembentukan bank. APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Pemko Medan Rp5,3 triliun, sangat mampu membentuk BPR,” katanya Senin (22/8/2016).

Dikatakan, Pemko Medan memiliki aset yang tersebar di penjuru Kota Medan. aset itu bisa dimanfaatkan sebagai kantor operasional BPR. Sebagaimana diketahui, wacana pembentukan BPR saat rapat pembahasan penambahan penyertaan modal Pemko Medan kepada Bank Sumut. Politisi Partai Gerindra ini menilai penyertaan modal kepada Bank Sumut tetap dilakukan, sedangkan wacana pembentukan BPR juga merupakan prioritas yang harus diwujudkan. “Kita akan sampaikan wacana ini pada pembahasan P-APBD nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Medan, Ibnu Ubayd Dilla, mengatakan keberadaan BPR Medan membantu meningkatkan perekonomian rakyat. BPR Medan menyalurkan kredit untuk usaha mikro, kecil dan menengah.

Namun, alangkah baiknya, modal Pemko Medan yang ada di Bank Sumut sebesar Rp28 miliar ditarik untuk membentuk BPR Medan tersebut. “Kita punya modal di Bank Sumut, tarik saja untuk membentuk BPR Medan,” ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini Medan ada di peringkat 14 pemegang saham di Bank Sumut. Kalah jauh dari Kabupaten Tapanuli Selatan, yang sudah menyertakan modal hingga seratus miliar. Semakin besar penyertaan modal, akan semakin besar nilai saham. (red)

Loading...