Narkoba dan Perjudian Pemicu Tindakan Kriminalitas

3

MEDAN|Selain narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), praktek perjudian dinilai bisa memicu tindak kriminalitas. Sebab fakta sosial dari perjudian, berimbas membuat orang menjadi berhutang. Setelah berhutang, penjudi berusaha membayarnya dengan segala cara. Namun jika tak kunjung dibayar, justru bisa membahayakan jiwanya sendiri, karena merasa terus ‘dikerjar-kejar’ hutang.

“Tak sedikit pula kita ketahui, pemberitaan ataupun kabar di media massa bahwa pembunuhan dilatarbelakangi dari hutang judi,” kata Penasehat Fraksi Golkar DPRD Kota Medan, Sabar Syamsuria Sitepu, Kamis (11/5).

Pihaknya, kata Sabar, sangat mendukung pemberantasan praktek judi yang terjadi di Kota Medan. Apalagi diketahui, belum lama ini Polres Belawan melakukan penggerebekan judi jackpot dan batu goncang, tepat di Jalan Selebes, Gang XI Palu, Belawan.

“Ya, kita sangat apresiasi upaya pihak kepolisian melalui Polres Belawan untuk menindak praktek judi di kawasan tersebut,” katanya.

Ketua Komisi A DPRD Medan ini juga menduga, masih banyak lagi lokasi perjudian di kawasan utara Medan tersebut. Bahkan dari informasi yang pihaknya peroleh, salah satu praktek perjudian diduga masih terjadi di gudang kontainer Belawan.

“Selain massifnya peredaran narkoba, upaya pihak kepolisian untuk memberantas praktek perjudian juga kita dukung sepenuhnya,” tegas Sabar.

DPRD Medan, sambung dia, juga mengapresiasi Polrestabes Kota Medan melalui Polsek Percut Seituan yang mampu mengamankan lokasi judi jackpot di tiga lokasi dari kawasan tersebut, pada awal Maret 2017. Pihaknya terus mendorong pembersihan lokasi judi di Medan, apalagi dalam rangka memasuki bulan suci Ramadan.

“Diduga masih banyak lagi tempat-tempat perjudian di Medan. Disamping pemberantasan narkoba yang kita dukung terus, perjudian juga harus diberangus. Agar masyarakat Muslim di Medan benar-benar nyaman beribadah selama bulan suci Ramadan,” katanya.

Sekaitan bulan suci Ramadan pula, Sabar mengharapkan Pemko Medan dapat turun dan memantau barang-barang laik konsumsi, serta label harga mana tahu diterapkan diatas HET (Harga Eceran Tertinggi).

“Biasanya inikan domain dari Komisi B. Namun kita harapkan ketua dewan menyurati seluruh anggota dewan untuk ikut memantau dan turun langsung ke plaza-plaza, hypermat, supermarket dan usaha jejaring, agar memastikan barang yang dijual tidak kadaluarsa. Selain itu harganya juga sesuai dengan ketentuan berlaku,” pungkasnya.

Diketahui, Polres Belawan berhasil mengamankan 10 pelaku judi batu goncang/papan KIM di Jl. Selebes, Gang XI Palu, Belawan, Jumat (5/5). Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengumpulkan barang bukti uang, 38 lembar papan pilihan nomor, 60 biji nomor guncang, 1 buah kaleng cat serta kapur tulis. Jajaran Polsek Percut Seituan juga berhasil mengamankan belasan penjudi batu goncang dan jackpot pada 3 Maret 2017.

Loading...