Meski Diguyur Hujan, Aksi Seribu Lilin di Tapteng Penuh Hikmah

seribu-lilin
M24.CO|TAPTENG

Di tengah guyuran hujan deras yang membasahi bumi Kabupaten Tapanuli Tengah, aksi seribu lilin yang dilakukan jemaat dari dedominasi Gereja yang ada di Pandan tetap berkobar. Para jemaat tampak kusut memanjatkan doa-doa untuk keamanan NKRI.

Acara yang dipimpin Pastor Posma Manalu, dengan sejumlah pendeta dan suster mengajak seluruh jemaat yang berkumpul untuk doa syafaat demi keamanan Republik Indonesia.

“Mari kita doakan bangsa kita tercinta ini untuk mampu melalui berbagai tantangan dan guncangan yang terjadi saat ini. Kita doakan Presiden kita serta kabinetnya agar kuat dalam memberikan kebijakan dan ketegasan demi keadilan bagi negeri kita ini,”kata Pastor.

Sementara itu para jemaat tampak terharu dan sampai menangis berdoa, diiringi lagu Bagimu Negeri.

“Kami hanya dapat berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk kedamaian bangsa kita ini. Saya tidak dapat bayangkan bagaimana negara kita ini sampai pecah, maka ada hanya kehancuran semata. Hal itulah yang saya doakan tadi agar Tuhan melawat Indonesia kita ini. Damailah Indonesiaku,”kata Ibu Hendri Silaban sembari mengusap matanya.

Saat itu juga diadakan pengumpulan persembahan yang akan disalurkan kepada keluarga korban pengeboman gereja Oikumene yang ada di Samarinda, Kalimantan. Tidak lupa jemaat berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan oleh Olivia Intan br Marbun, demikian juga para korban yang saat ini sedang berjuang untuk kesembuhan.

“Puji Tuhan, acara seribu lilin ini dapat terlaksana dengan baik dan aman di Gereja St. Yosep Katolik Pandan ini. Walaupun hujan deras, tidak mengurangi semangat kita untuk berdoa bersama demi Indonesia Damai. Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada BKAG Kecamatan Pandan yang sudah melopori acara ini,” tandasnya.(Andreas)

Loading...
author