Orang Gila Sengaja Diserak di Sidimpuan

gilaaKa Satpol PP “Malam hari, sejumlah orang gila diturunkan pas di terminal terminal Kota Padangsidimpuan yang dimuat truk atau mobil pikup”

M24.CO l SIDIMPUAN

Keberadaan orang tidak waras atau orang gila di beberapa sudut Kota Padangsidimpuan menjamur akhir tahun 2016. Biasanya mereka berkeliaran di berbagai tempat umum dengan pakaian kotor dan aroma tidak sedap menusuk ke hidung.

Keberadaan orang gila di sejumlah titik keramaian, seperti Jalan SM Raja Sitamiang,Jalan Merdeka, Kampung Marancar. Mereka acapkali mendatangi rumah makan dan warung warung.

Terpantau metro24.co, Kamis (1/12/2016) di ruas Jalan Protokol Kota Padangsidimpuan. Pelajan terkadang memilih menghindar dengan turun dari trotoar karena banyaknya orang gila.Tak jarang pula mereka memilih menyeberang lalu balik lagi.

Upaya untuk memberantas keberadaan orang gila yang semakin meluas di Kota Padangsidimpun sebenarnya sudah disiasati oleh Satpol PP. Namun untuk melakukannya, Satpol PP mengaku butuh peran Dinas Sosial.

“Kami Sudah melakukan tindakan untuk memberantas itu, akan tetapi perlu berkoordinasi dengan Dinas terkait seperti Dinsos. Sebab yang punya wewenang untuk mengatasi hal ini adalah Dinsos. Tugas kami hanya melakukan razia,”kata Kepala Satpol PP Samadi.

 

Menurutnya, banyaknya orang gila yang berkeliaran di wilayah bagian timur Kota Padangsidimpuan dan sepanjang Jalan SM Raja Sitamiang. Mereka diduga sengaja diantar ke daerah itu. Kerap kali orang gila dimuat ke truk dan diturunkan di berbagai lokasi sepi seputaran pusat Kota Padangsidimpuan dan daerah perbatasan.

“Pihak kami sering kali mendapat laporan dari masyarakat, utamanya dari tukang becak. Ketika malam hari, sejumlah orang gila diturunkan pas di terminal terminal Kota Padangsidimpuan yang dimuat truk atau mobil pickup dengan peristiwa seperti itu, tidak mudah untuk memberantasnya. Sebab kita harus memanusiakan untuk saling menghargai meskipun itu orang gila,”jelas Samadi

Samadi menambahkan, pihak Satpol akan terus berupaya untuk memberantasnya. Hanya saja, dalam waktu dekat ini pihaknya masih butuh kerja sama dan melakukan koordinasi. ”Kami segera memberitahukan Dinas Sosial. Karena bagaimanapun orang gila itu kita tempatkan ditempat yang layak, artinya tidak dibuang sembarangan,”paparnya.

Sementara itu Kadissosnaker Kota Padangsidimpuan, Nelfizar Nasution melalui Sekretarisnya Ali Ibrahim Dalimunthe mengatakan anggaran untuk penanganan masalah OTW di daerah Kota Padangsidimpuan sama sekali tidak ada. “Ini adalah resiko kita dan tanggung jawab bersama, mari kita memanusiakan manusia itu jadi manusia,”imbuhnya. (sabar)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.