Pak Bupati! Kasat Lantas “Tegur” Direktur CV Trans Sadana Nusantara

M24.COINIAS SELATAN

Proyek pembangunan saluran air (Drainase) bernilai ratusan juta di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, yang dipihak ketigakan ke CV. Trans Sadana Nusantara, resahkan warga Kelurahan Pasar Telukdalam.

Bagaimana tidak, proyek dengan nilai Rp. 495.000.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) ini, dikerjakan tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan kepentingan umum lainnya.

Pantauan metro24.Co dilokasi, Selasa (22/11/2016), terlihat sejumlah material bangunan seperti pasir, dan batu-batu ditumpukan sembarangan disepanjang badan jalan, bahkan nyaris memakan setengah badan jalan.

Kondisi tersebut membuat arus lalulintas diseputar jalan Diponegoro, Kelurahan Pasar Telukdalam, menjadi macet. Meski demikian, tidak tampak satupun pekerja proyek berinisiatif untuk mengatur arus lalulintas.

Kepada metro24.Co, Jakeus Laia, seorang Pengguna Jalan, mengaku sangat resah dengan keberadaan tumpukan bahan material proyek yang memakan badan jalan.

“Jalan semakin menyempit bang, karena itu kendaraan yang melintas harus hati-hati, kalau tidak bisa terjatuh ataupun tabrakan dengan kendaraan lainnya, ucap Jakeus kesal”.

Sementara itu, melalui via telephone selular, Kasat Lantas Polres Nias Selatan, AKP Maritua Tobing, memperingatkan agar Direktur CV. Trans Sadana Nusantara segera memindahkan tumpukan bahan material proyek.

“Tumpukan pasir dan batu itu jelas mengganggu aktivitas pengguna jalan, dari itu kiranya Kontraktor memperhatikan letak posisi bahan materialnya, himbau Kasat”. (Besokhi Hia)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.