Pak Jokowi! Pohon yang Bapak Tanam Gak Diurus Loh, Udah Mau Mati

tanaman-1 M24.CO|TOBASA
Proyek pembuatan tanaman model seremonial RHL tahun 2016, oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung, Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Asahan Barumun, di bibir pantai danau toba, tepatnya di Desa Parparean I Kec Porsea Kab Tobasa terlihat terbengkalai.

Dari plank proyek yang tertancap di lokasi itu, disebutkan jika luas lokasi penanaman pohon tersebut mencapai 7 Ha, sebagai tempat penanaman kayu-kayuan dan MPTS, yang bersumber dari APBN tahun 2106. Namun dari pantauan wartawan di lokasi, Kamis (24/11/2016), beberapa pohon yang ditanami sudah mati karena dililit semak belukar. bahkan sebagian lahan itu kini dikelolah masyarakat dan ditanami jagung.

tanaman-2

Mirisnya lagi, pohon durian yang ditanam langsung oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo juga tidak diurus. Pohon durian itu terlihat dipagar menggunakan plastik hitam, yang juga sudah dikelilingi semak belukar. Dari pengakuan warga sekitar, sejak pohon itu ditanam oleh Joko Widodo, hingga saat ini tidak pernah ada petugas yang datang membersihkan atau merawat pohon itu.

“Nggak tau entah mau jadi apa ini dibuat. Katanya mau ditanami pohon, tapi sampai sekarang nggak ada. Bahkan pohon yang ditanam kemarin sudah mati sebagian,” sebut Sinambela, salah seorang warga yang ditemui di lokasi itu. “Jangankan menjaga atau merawat, pohon yang ditanam Presiden Jokowi saja nggak dirawat, udah ditutupi semak-semak itu,”lanjut Sinambela.

Padahal, dalam kunjungannya pada hari Sabtu (20/8) lalu, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara menyempatkan diri menanam pohon di kawasan itu. Saat itu Jokowi berpesan kepada kepala daerah serta seluruh masyarakat agar senantiasa memelihara tanaman pohon yang sudah ditanami. “Pelestarian harus berlangsung terus menerus, termasuk di seluruh kawasan Danau Toba,” pinta Jokowi saat itu.(alex)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.