Pangdam I/BB: Indonesia Kita Bersama Bhinneka Tunggal Ika

gubsu-nkri
M24.CO|MEDAN

Ribuan warga dari berbagai kalangan, seperti pelajar, tokoh pemuda, ulama, dan unsur TNI-Polri, mengikuti Apel Nusantara Bersatu dengan tema Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhineka Tunggal Ika. Para peserta kompak menggunakan ikat kepala dengan pita merah putih. Termasuk Gubsu HT Erry Nuradi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Kapolda Sumatera Utara Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel, Danantamal I Belawan Laksma Robert Wolter Tappangan, mantan Gubsu Syamsul Arifin, Ketua FKPPI Sumut Khairuddin Syah Sitorus (Haji Buyung), Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/BS , anggota DPRD, tokoh dan pemuka agama, pimpinan ormas/OKP. Dan, Gubsu Erry yang memimpin apel Nusantara Bersatu di Lapangan Benteng Medan, Rabu (30/11/2016).

Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung mengatakan kegiatan Nusantara Bersatu digagas oleh pemuda yang ada di Sumatera Utara. Ini ide anak muda yang ada di Sumatera Utara untuk menyelenggarakan, Nusantara Bersatu, Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama Bhinneka Tunggal Ika. Ini ide anak muda. Kami datang sebagai orang tua. Dan, seperti kata Buya tadi ini harus dilestarikan. Ini kegiatan luar biasa. Kalau Indonesia ini menyatu tidak akan ada negara manapun yang bisa mengoyahkan Indonesia.

“Kita perlu ingat kekuatan indonesia adalah di Kebhinekaannya. Sehingga itu tidak boleh tercerai berai,”ujar Pusung sembari mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebhinekaan dan menjaga kedamaian.

Tokoh agama Buya Syekh Ali Akbar Marbun, menuturkan acara seperti ini dapat menumbuhkan rasa keharmonisan masyarakat dan tokoh agama dengan pemerintah. “Kegiatan ini harus dilestarikan. Lihatlah hari ini masyarakat, Pangdam denganUlama dengan Kapolda semuanya bersatu. Jadi kita tidak bisa dipecah-pecah orang. Kalau kita bersatu dalam negeri ini yang diluar itu tidak bisa memecahbelah kita. Kita harapkan selalu ini dilestarikan,”ujarnya.

Sementara itu Ketua PD II FKPPI Sumut Kharuddin Syah Sitorus dalam sambutanya mengajak semua elemen untuk menjaga keamanan dan ketentraman dan ancaman terhadap keutuhan NKRI. Apalagi saat ini Indonesia sedang diuji dan sebagai warga negara patut mewaspadai setiap gerakan dan upaya memecah belah bangsa.

“Kita boleh tercerai-berai. Kita harus waspada, jika kita tidak bersatu ancaman itu bisa saja menjadi kenyataan. Sejarah panjang membuktikan bahwa kemerdekaan ini dapat diraih karena bersatu,”pungkasnya.

Kegiatan Nusantara Bersatu dirangkai dengan parade Drum Band dari Kodam I Bukit Barisan, dan atraksi budaya menampilkan tarian dari berbagai etnis yang ada di Sumatera Utara.[winsah]

Loading...
author