Pasar Tiga Panah Karo Disebut Biang Macet

kemacetan panjang terjadi di karo (m24/herlin barus)

M24.CO|KARO
Warga Kecamatan Tiga Panah, mendesak Pemkab Karo segera memindahkan lokasi Pasar Holtikultura Tiga Panah. Desakan warga ini muncul, karena padatnya aktivitas di pasar tersebut, kerap membuat kemacetan lalulintas yang cukup panjang.

Hal ini ditegaskan salah seorang warga yang tinggal di seputaran Pasar Holtikultura Tiga Panah, A Barus, menurutnya kemacetan kerap terjadi pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. “Disitu kemacetannya luar biasa, bahkan antrian kendaraan bisa mencapai 4 km,” ujarnya kepada metro24 grup.

Ditambahkannya, kemacetan yang panjang tersebut bisa terjadi hingga malam, karena aktivitas di pasar tersebut berjalan hampir sepanjang hari. “Kadang sampai malam masih banyak kendaraan yang mengantri. Untuk itu, kita harap Pemkab Karo bisa memindahkan lokasi pasar ini,” harapnya.

Sementara itu, pemerhati pembangunan di Karo, Jadi Ia Bastanta Brahmana mengatakan, sudah selayaknya Pemkab Karo memperhatikan kondisi pasar yang kerap dikeluhkan para pemakai jalan ini.

“Pasar Tiga Panah dinilai sudah tidak layak. Selain kotor, akses jalan ke kawasan ini tergolong sempit dan rusak. Ini menjadi salah satu penyebab kemacetan di lokasi itu,” ujarnya.

Menurutnya, dalam hal ini Bupati Karo harus segera meninjau lokasi pasar yang dianggapnya sudah tidak layak tersebut, untuk segera melakukan relokasi pasar.

“Belum lama ini ada mobil ambulance yang membawa orang sakit terjebak kemacetan di sekitar pasar itu, ini kan kondisi yang sangat mengkhawatirkan menyangkut nyawa orang. Kalau ini terus dibiarkan, maka martabat Pemkab Karo menjadi tercoreng,” jelasnya.

Selain itu, buruknya infrastruktur jalan yang ada di Kec. Tiga Panah, semakin memperparah program pembangunan yang ada di sana. “Bukan cuma pasar, kerusakan jalan juga harus menjadi perhatian pemerintah seperti di km 81, meskipun itu jalan nasional, setidaknya Pemkab Karo bisa memberi laporan agar jalan yang disaat hujan kerap tergenang banjir ini,” terangnya.

Terakhir, Bastanta mengimbau, jika relokasi pasar dilakukan, sebaiknya di lokasi yang jauh dari jalan raya. “Idealnya, lokasi pasar ini tidak terletak di pinggir jalan besar. Jika lokasinya tetap berada di pinggir jalan besar, ya tetap mengakibatkan hal yang sama,” tutupnya. (herlin)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.