Pembakaran Hutan Terjadi Di Palas dan Paluta

Pembakaran HutanM24.CO |MEDAN – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Medan memprediksi adanya pembakaran hutan di hutan Padang Lawas (Palas) dan Padang Lawas Utara (Paluta). Satelit Terra dan Aqua, bahkan, kembali mendeteksi sebanyak 34 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Selasa (4/10/2016) sore. Dari pantauan satelit 81 hingga 100 persen hotspot tersebut muncul akibat kebakaran hutan atau lahan. Hotspot tersebut tersebar di Kabupaten Humbang Hasundutan 1 titik, Tapanuli Selatan 1 titik, Tapanuli Tengah 1 titik, Padang Lawas (Palas) 16 titik dan Padang Lawas Utara (Paluta) 15 titik.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Medan, Sunardi mengatakan, hotspot akibat pembakaran hutan dan lahan paling banyak muncul di Palas dan Paluta karena di lokasi tersebut intensitas hujannya rendah. “Kabupaten Paluta dan Kabupaten Palas paling banyak karena daerah pegunungan masih sedikit intensitas hujannya. Diimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan karena dapat mengakibatkan kabut asap dan menyebabkan gangguan pernapasan serta merusak kelestarian alam,” ujar Sunardi kepada Okezone. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) terkait munculnya 34 hotspot di Sumut.(Red)

Loading...
author