Pemprovsu akan Evaluasi Terkait Kasus Keracunan Siswa SMKN Binaan


MEDAN| Terkait ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Binaan Provinsi Sumatera Utara harus dilarikan ke sejumlah Rumah Sakit di Kota Medan, pasalnya siswa-siswa ini keracunan makanan usai menyantap makan malam di asrama sekolah yang berada di Jalan Karya Dalam, Selasa (7/1) kemarin malam.

Dari informasi diperoleh, di RS Sufina Azis ada 41 siswa yang dirawat. Rata-rata mengeluh mual dan muntah-muntah. Untuk mengembalikan kondisi tubuh siswa yang keracunan, pihak rumah sakit memberikan infus kepada para siswa. Mereka juga diberikan asupan gizi berupa bubur kacang hijau. Dan berdasarkan keterangan kepolisian saat ini pihaknya tengah mengumpulkan sisa-sisa makanan untuk diperiksa, dan mengecek suplier makanan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, jumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Binaan Provinsi Sumatera Utara yang keracunan ada 100 orang lebih. Para siswa yang keracunan dirawat di tiga rumah sakit berbeda. Pertama di RS Sufina Azis, kemudian di RS Putri Hijau, dan di RS Imelda Medan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Hasban Ritonga memastikan pihaknya akan melakuan evaluasi terkait kasus keracunan yang dialami ratusan siswa SMKN Binaan Provinsi Sumatera Utara.Disamping itu, saat ini Pemprovsu juga terus memantau perkembangan para siswa yang hingga kini masih menjalani perawatan pada sejumlah rumah sakit di Medan.

“Tadi kan sudah kita siapkan semua perangkat di rumah sakit-rumah sakit mana yang bisa menampung, seperti Rumah Sakit Haji,” katanya sesaat lalu.

Hasban menjelaskan evaluasi akan segera dilakukan setelah Pemprovsu menerima hasil uji laboratorium mengenai penyebab keracunan. Pihaknya akan langsung menelusuri peran dari pihak sekolah dalam penyediaan makanan bagi para siswa tersebut.

“Kami belum mendapat informasi, penyebabnya apa. Nanti kami akan menelusuri penyebab utamanya apa? Dan peranan lingkungan sekolah yang seharusnya seperti apa?,” ujarnya.

Diketahui ratusan siswan SMK Binaan Pemprovsu dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan makanan pada sejak Rabu dini hari tadi. Para pelajar mengaku sebelumnya menyantap menu yang disajikan oleh pihak katering.

“Ini nanti akan menjadi pintu masuk kami untuk mengevaluasi. Apakah nanti mengenai kandungan makanan, kami menunggu rekomendasi tim laboratorium,” tandas Hasban.

Loading...
author