Penambangan Batu Dilematis Warga Demo ke DPRD Tobasa

3643ab9d-5ea9-45fe-a590-55f7e7b88dd9M24.CO|TOBASA

Puluhan warga dari Desa Siregar Aek Nalas, Kec Uluan, Tobasa mendatangi gedung DPRD Tobasa, menuntut agar pertambangan batu yang berada di desa mereka dapat dikelolah kembali, Senin (28/11/2016).

Berdasarkan pengakuan warga, mereka sudah menjadikan tambang batu tersebut sebagai ladang sejak puluhan tahun lalu. Namun sejak beberapa bulan terakhir, mereka sering kali ditangkap oleh pihak kepolisian saat menambang batu karena tidak memiliki izin. Dan sejak 2 Minggu lalu, warga tidak berani menambang batu.

“Sudah 2 minggu kami nggak kerja. Kami ngak punya uang lagi, bahkan anak kami ngak pergi lagi sekolah
karena kami ngak bisa kasih uang untuk bekal mereka,”sebut salah seorang ibu yang ikut dalam aksi tersebut.

Dari pengakuan warga, penambangan itu memang tidak memiliki izin, namun saat ini mereka sedang berupaya mengurus izin penambangan tersebut.

“Kami berharap agar penambangan itu bisa kami kelolah kembali. Kami juga berharap agar pemerintah membantu kami untuk mengurus izinnya. Kami juga meminta kepada semua pihak agar tidak memojokkan masyarakat, kami sudah sejak 10 keturunan dari kakek kami menambang di sana,” ujar Sopar Siregar, salah seorang warga.

Keluhan warga tersebut ditanggapi oleh beberapa anggota DPRD Tobasa, termasuk Asmadi Lubis, wakil ketua DPRD Tobasa. Menurut Asmadi, kawasan tersebut memang dilematis, berhubung program pemerintah mewujudkan destinasi danau toba sebagai kawasan wasata dunia.

“Lokasi itu persis di bibir danau toba. Sementara mereka sudah menjadikan itu sebagai ladang sejak puluhan tahun lalu. Karena itu kita juga herharap pemerintah agar memberikan solusi lain untuk masalah ini,” ujar Asmadi.(alex)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.