Pengairan Tak Memadai Pemerintah Tetap Harapkan Petani Tanam 2 Kali/Tahun  

76
Tobasa | Pemkab Toba Samosir meminta petani untuk menanam padi 2 kali dalam setahun, hal ini dilakukan untuk mewujudkan program pemerintah mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Toba Samosir, Ir Hulman Sitorus dalam acara pertemuan dengan para petani di Desa Sitolu Ama, Kec Laguboti, Tobasa, Sabtu (4/2/2017) sore. Pertemuan yang bertujuan untuk memotivasi para petani dengan tema ‘Mari Bertanam Serentak, Tanam Serentak, Produksi Tinggi, Petani Sejahtera’.
Dalam komentarnya, Hulman meminta petani untuk menanam padi 2 kali dalam setahun. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Toba Samosir sebagai produsen padi terbesar di Sumatera Utara.
Sementara Dr. Ali Jamil selaku Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar di Dirjen Perkebunan juga menyampaikan hal yang sama, terlebih program ini sangat didukung oleh pemerintah melalui sumbangan seperti alat-alat pertanian dan penyerahan bibit unggul.
Saat kondisi pengairan yang tidak memadai di Toba Samosir dipertanyakan kepada keduanya, terlebih kondisi saat ini petani seringkali mengharapkan hujan untuk mengairi sawah mereka.
“Ini memang sudah menjadi persoalan akibat perbuatan kita yang dulu-dulu. Makanya kita selalu menghimbau agar masyarakat dan pengusaha tidak menebang hutan sembarangan,” sebutnya.
Sementara Ali Jamil mengaku jika pemerintah juga telah memberikan solusi untuk persoalan tersebut termasuk dengan pembangunan parit dan pompa air.
“Ini sudah ada di Lumban Julu, pompa air diberikan kepada masyarakat untuk menarik air dari danau toba. Dan itu masih ada sampai sekarang,” ujarnya mengakhiri. (alex)
Loading...