Pengungsi Sinabung Demo Kantor Gubernur Tuntut Relokasi

M24.CO | MEDAN – Puluhan pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Selasa (4/10/ 2016). Mereka menuntut kepastian tempat tinggal setelah pemerintah menetapkan warga tidak di perbolehkan memasuki zona merah. Memang, sudah tiga tahun sejak 2013 hingga kini, ratusan warga yang menjadi korban erupsi Gunung Sinabung tak kunjung mendapat kepastian tempat mereka akan tinggal setelah rumah mereka masuk zona merah gunung Sinabung (relokasi).

Ratusan pengungsi Gunung Sinabung asal Kabupaten Karo yang sudah jenuh terhadap sikap pemerintah.

Para pengunjuk rasa datang gunakan beberapa minibus. Mereka berharap dapat perhatian dari Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. Seorang orator Saddam mengatakan, banyak pengungsi Gunung Sinabung kehilangan rumah dan tak lagi dapat bekerja sebagai petani. Karena itu, dia berharap relokasi dapat terwujud.

“Anak-anak kami banyak tidak dapat melanjutkan sekolah karena tak punya uang. Hingga kini, janji-janji dari pemerintah belum diwujudkan, sehingga Gubernur Sumut harus menindaklanjuti keluhan pengungsi,” ujar Saddm dalam orasi.

Dia menjelaskan, hanya sedikit masalah yang dapat diselesaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo. Bahkan, relokasi tidak jelas hingga sekarang ini. Para pengungsi tinggal seadanya di dalam tenda. “Pembebasan lahan juga tidak jelas. Kami ingin percepat relokasi tahap ketiga dan pembebasan lahan produksi. Dan setop pembangunan sekolah di zona lingkar Sinabung,” terangnya.

Pemkab Karo dianggap tak mampu selesaikan persoalan pengungsi Gunung Sinabung. Ini ditandai dengan relokasi permukiman yang tak kunjung diselesaikan selama bertahun-tahun. “Pemkab Karo tidak sanggup selesaikan ini, begitu juga Pemprov Sumut. Sudah dari bertahun-tahun lalu pengungsi menderita, tapi tidak ada penyelesaian persoalan hingga saat ini,” teriak seorang warga. Menurut perwakilan massa dari Pospera Sumut, Gelora Panda, pihaknya bersama para pengungsi Gunung Sinabung telah diundang untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi A dan Komisi E DPRD Sumut serta sejumlah stakeholder lainnya untuk membahas persoalan pengungsi “Nanti tanggal 11 Oktober 2016 kami akan RDP untuk membahas persoalan yang terjadi,” kata Gelora.(Red)

 

Loading...
author