Permainan Ini Diminati Anak-anak Siantar, Tapi Hadiahnya Kenapa Ada Rokok…???

315

M24.CO|SIANTAR 

Sungguh ketelaluan rasanya jika Pemko dan Polres Pematangsiantar membiarkan maraknya permainan sejenis game zone di kota itu. Masalahnya bukan tentang pro-kontra apakah permainan itu termasuk jenis judi atau tidak? Tapi yang paling jadi masalah adalah hadiahnya, malah ada disuguhi rokok.
Pantauan metro24.co, perkembangan usaha game zone ini semakin merebak di pusat kota, anak-anakpun  sangat meminatinya (foto/dok). Permainan itu ditemukan di beberapa lokasi inti kota, seperti di Jalan Kartini bernama AZ, di Jalan Thamrin bernama DB dan paling ramai di Jalan Pierre Tandean bernama KZ, lokasinya tak jauh dari Stasion Paradep Taxi.
Setiap hari, tak sulit menemukan anak-anak usia pelajar bermain di tempat itu. Kalau kita masuk ke dalam gedung itu seperti di Jalan Pierre Tandean, di dalam akan kita temukan tulisan “Dilarang Berjudi” dan satu lag tulisannya “Anak-anak Berseragam Sekolah Dilarang Masuk”.
Membaca kedua tulisan itu, geli juga rasanya.
Satu kalimat seakan-akan menjelaskan bahwa permainan itu bukanlah judi, dan arti kalimat yang satunya lagi menjelaskan bahwa hanya pakaian sekolahnya yang dilarang masuk, bukan anak yang usia sekolah itu.
Arist Merdeka Sirait yang dihubungi, Jumat (14/10/2016) pukul 15.00 Wib menjelaskan, anak-anak yang tinggal di kota dan desa memang sangat butuh tempat bermain yang sehat dan mendidik. Tapi masalahnya, apakah permainan jenis gam zone ini masuk dalam katagori permainan yang sehat dan mendidik?
Permainan jenis game-game yang menggunakan peralatan mesin ini menurut Arist Medeka bukanlah permainan yang diperbolehkan untuk kalangan anak usia sekolah, apalagi dirangsang dengan imbalan hadiah, menurutnya permainan itu akan melahirkan mentalitas judi apalagi sampai ada hadiah berupa rokok. Katanya sama saja secara tidak langsung mengajari anak untuk merokok.
“Kita minta Pemda setempat segera menutup lokasi permainan anak yang tidak mendidik itu. Kepada polisi juga kita minta untuk mengambil tindakan, karena setiap permainan yang untung-untungan dan menjanjikan hadiah adalah judi,” ujar Arist Merdeka Sirait kepada Metro24.co melalui sambungan telepon, Jumat (14/10/2016) pukul 15.00 Wib.
 Lebih tegas Arist mengatakan, tidak ada alasan bagi Pemko dan Polisi setempat untuk memberikan ijinnya karena permainan jenis game zone dengan sistem membeli koin dan imbalan hadiah macam-macam, jelas adalah judi.
“Pertumbuhan mental anak  harus dijaga dengan baik bukan saja oleh orang tua dan gurunya, tapi pemerintah dan polisi juga ikut bertanggungjawab untuk ikut berperan menjaga pertumbuhan mentlitas anak-anak bangsa ini,” tukas Arist.
Sementara itu, Kapolres Pematangsiantar melalui Kaubbag Humas Polresta Pematangsiantar, AKP Isril Noer saat dihubungi hari yang sama menjelaskan, pihaknya sekarang ini terus memantau permainan game-game zone yang ada di kotanya. “Kalau kita temukan unsur judinya, akan kita sikat,” tukasnya.
Menanggapi adanya permainan yang memberi hadiah rokok? ini katanya sangat dilarang apalagi kalau sampai para pemainnya adalah anak-anak usia sekolah. “Kita akan turun memantau ke lapangan, kalau ditemukan yang seperti itu, akan kita tindak,” ujar Isril.
Beberapa anak usia pelajar saat ditanyai, mengaku sangat suka permainan itu. “Satu koin seribuan pak, h adiahnya macam-macam, ada rokok, kulkas, HP dan banyak lagi pak,” jawab anak itu lugu sambil kekeh.
Amatan metro24.co, setiap poin yang didapat, mesin mengeluarkan kertas petak ukuran kecil dari dalam mesin. Dan kupon-kupon ini kemudian dapat ditukarkan dengan hadiah sesuai jumpah kupon. Semakin banyak kupon, semakin besar nilai hadiahnya.(maris)
Loading...