Piton 2 Meter Gegerkan Warga Sei Bamban

225

M24.CO | SERDANG BEDAGAI –  Ular piton sepanjang 2 meter yang ditemukan Kamal (45) warga Dusun I, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai. Ular tersebut ditemukan di areal persawahan tak jauh dari rumahnya. Terang saja, temuan itu membuat warga heboh. Pasalnya ular yang sudah langka itu ditemukan dalam kondisi hidup dan terus meronta melawan.

Ular piton yang di temukan Kamal Kamis (13/10) sekira pukul 17:00 WIB saat memanen padi di areal persawaan milik Tito (50) warga Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah. Ular itu nyaris saja menggigit tangannya saat mengarit padi yang telah siap panen.

Kamal kepada M24.co mengatakan sejak pagi hingga sore ia menjadi buruh panen padi di areal persawahan milik Tito itu akan mengarit  padi, tiba-tiba saat sabit di ayunkan keluar kepala ular yang nyaris akan menggigitnya, sontak Kamal pun menjerit hingga mengundang rekan buruh panen padi lainnya. Ular piton jenis batik itu langsung ditangkap para pekerja buruh panen meski sempat kabur beberapa meter.

“ Waktu aku mau ngarit padi mungkin ular itu marah dan mau menggigit tanganku untuk aku langsung melihat hingga rekan lain menangkap ular piton jenis batik itu” ucap Kamal.

Dikatakan Kamal sejak puluhan tahun menjadi buruh panen padi ia beru kali ini menemukan ular piton, ular yang sudah langka ini rencana Kamal ingin di peliharanya sendiri namun jika ada peminat untuk mengambil ular tersebut untuk dipelihara Kamal merelakannya untuk di berikan.

“ Jika ada yang mau untuk memeliharanya saya akan berikan namun jika di gunakan untuk hal lain seperti di potong lalu kulitnya di ambil dan dagingnya di makan saya tidak akan mengijinkannya biarkan saja ular ini saya pelihara” ucap Kamal.

Warga yang menyaksikan ular itu tampak tidak takut akan di gigit bahkan warga pun menyempatkan diri untuk memegang kulit ular piton tersebut.  Seperti Salmiah (28) warga setempat mengatakan ular piton jenis batik ini sudah sangat langka dan kali ini masih ada juga hewan langka ini hidup di alam bebas “ Coba lihat di internet piton jenis batik ini sudah sangat langka jika perlu hewan ini tetap hidup dan di lestarikan agar hewan ini  tidak punah” papar Salmiah. ( Darmawan)

 

Loading...