Alamak ! Anak Kelas 3 SD Terdaftar Pemilih Pilkada Jayapura


PAPUA|VR, siswa kelas 3 Sekolah Dasar YPPK Padang Bulan Abepura, nyaris mencoblos dalam Pilkada Kota Jayapura, pada Rabu, 15 Februari 2017. Dia membawa surat panggilan untuk mencoblos dan sudah nyaris masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) 05 di Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Abepura, Jayapura, Papua.

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang curiga dengan VR langsung mencegahnya memasuki bilik suara.

Nama VR tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPR) yang terpampang di TPS 05. Riwayatnya lahir 30 September 1998 atau telah berusia 19 tahun.

Meski namanya tercantum sebagai pemilih, petugas curiga dengan posturnya. Petugas TPS kemudian melarangnya masuk dan mencoblos karena belum cukup umur. Belakangan diketahui dia masih kelas 3 SD. Panwas di sekitar TPS kemudian mengambil surat suara VR.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Papua, Regie Y Watimena, saat dikonfirmasi mengaku sudah mencatat kesalahan di formulir pengawasan. “Surat suara sudah diambil Panwas (Panitia Pengawas), karena VR masih di bawah umur,” katanya.

Regie segera mengerahkan aparatnya untuk mengambil surat suara yang dibawa bocah VR setelah mendengar ada anak di bawah umur hendak mencoblos. “Yang jelas surat suara sudah diambil oleh panwas, dan dia masih di bawah umur. Ini menjadi catatan kami.”

Tindakan yang dilakukan petugas KPPS, katanya, cukup tepat, yakni tidak membolehkan anak di bawah umur mencoblos. “Kami harap tak ada lagi temuan di TPS lainnya,” ujarnya.[viva]

Loading...
author