JAKARTA|Ketua Komisi Pemilihan Umum Juri Ardiantoro mengatakan proses pencetakan surat suara, logistik pilkada dan distribusinya adalah parameter publik untuk melihat lancarnya proses penyelenggaraan pilkada.

“Nah terkait dengan penyediaan logistik untuk 101 daerah yang melaksanakan pilkada sudah berjalan di perusahaan-perusahaan yang menang tender e-catalogue di KPU,” kata Juri di KPU, Jakarta.

Oleh karena itu, agar semua berjalan lancar, KPU sejak awal sudah merancang proses pembuatan hingga distribusi logistik agar tiba di lokasi sesuai waktu dan dalam kondisi tidak rusak. Selain itu KPU telah mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu khususnya ke daerah yang cenderung bergunung.

“Jangan sampai nanti surat suara karena cuaca hujan menjadi rusak. Maka cara produksi dan distribusinya harus diperhatikan sehingga tidak mengganggu kualitas surat suara,” lanjutnya.

KPU sudah mulai mencetak 45.591.762 lembar surat suara untuk pilkada serentak di 101 daerah Februari mendatang. Rincian surat suara yaitu 22.918.568 lembar untuk pemilihan bupati dan wali kota dan 22.673.194 lembar untuk pemilihan gubernur.
Sedangkan kebutuhan tinta sidik jari untuk pelaksanaan Pilkda 2017 sebanyak 199.322 botol. Kebutuhan untuk segel kurang lebih 2.093.971 keping. Sementara untuk pengamanan logistik KPU membuat hologram dengan jumlah kurang lebih 330.627

“Secara umum kondisi saat ini sudah 69 persen satuan kerja telah melakukan proses pengadaan logistik pemilihan 2017. Untuk logistik surat suara, tinta sidik jari, segel dan hologram keperluan pemilihan 2017 dilakukan melalui katalog,” ungkapnya.

Perusahaan yang menang tender untuk penyedia surat suara pemilihan gubernur adalah PT Adi Perkasa di Makasar, PT Temprina di Surabaya, PT Dian Rakyat di Pulogadung, Jakarta, PT Surya Agung di Makassar.

“Dan bila Pilkada DKI Jakarta dua putaran, surat suara akan dicetak oleh PT Dian Rakyat Pulogadung,” ujarnya.

Sedangkan untuk suara suara pemilihan bupati dan wali kota akan dicetak di Medan Media Grafika, PT Intermas Bogor, PT Pura Barutama Kudus, PTM Macananjaya Cemerlang di Klaten, PT Intan Sejati Klaten, PT Adi Perkasa, Makassar, PT Fajar Utama Intermedia di Makasar, PT Temprina Media Grafika di Surabaya, PT Dian Rakyat di Jakarta, PT Temprint, Jakarta, PT Enka Parahiyangan di Jakarta dan PT Gramedia, Jakarta.

Untuk pembuat segel yang memenangkan tender yakni PT Betawimas Cemerlang, Jakarta, PT Peruri Wira Timur, Surabaya dan PT Jasuindo Tiga Perkasa, Surabaya. Sementara tinta sidik jari pemenang tender yakni PT Intimas Wisesa Bogor, PT Sigma Utama, Cibinong dan PT Tintamas Tirta Surya, Surabaya.[viva]

Loading...