Inilah Wilayah DKI Jakarta yang Dikuasai Ahok

128


JAKARTA|Hitung cepat lembaga survei Indikator Politik Indonesia pada Pilkada DKI Jakarta menempatkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama-Djarot di posisi pertama. Pasangan ini meraup 43,16 persen suara warga Jakarta.

Menyusul pasangan Ahok-Djarot, adalah pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan 39,56 persen, dan pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dengan perolehan suara 17,28 persen.

Dari data sebaran suara yang dihimpun Indikator, Ahok-Djarot unggul di hampir semua wilayah Jakarta, yakni Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Sedangkan Anies-Sandi menguasai Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Di Jakarta Barat, pasangan nomor urut dua ini mendapat 53,02 persen suara, disusul nomor urut tiga (Anies-Sandi) sebanyak 32,08 persen suara, dan nomor urut satu (Agus-Sylvi) sebanyak 14,9 persen suara.

Di Jakarta Pusat, Ahok-Djarot berhasil menghimpun 41,56 persen suara, disusul pasangan Anies-Sandi sebanyak 39,52 persen, dan Agus-Sylvi sebanyak 18,93 persen. Sedangkan di Jakarta Utara, Ahok-Djarot meraup 47,15 persen, Anis-Sandi 36,62 persen, dan Agus-Sylvi sebanyak 16,24 persen.

Sementara di Kepulauan Seribu, kendati kasus penistaan agama yang menyeret Ahok ke meja hijau berawal dari pidatonya di kawasan ini, suara yang berhasil dihimpun cukup besar, yakni 39,7 persen, disusul Agus-Sylvi sebanyak 31,27 persen, dan Anies-Sandi 29,03 persen suara.

Untuk dua wilayah lain di Jakarta, Ahok-Djarot harus puas di posisi kedua. Sebab penghitungan cepat di Jakarta Selatan menunjukkan keunggulan Anies-Sandi yang berhasil meraup 46,07 persen, disusul Ahok-Djarot sebanyak 39,12 persen, dan Agus-Sylvi sebanyak 14,8 persen.

Di wilayah Jakarta Timur, Anies-Sandi menghimpun 42,58 persen suara, Ahok Djarot 36,44 persen suara, dan Agus-Sylvi sebanyak 20,98 persen.

Tingkat partisipasi masyarakat Jakarta dalam pilkada putaran pertama ini tercatat 80,2 persen dengan margin of error +/- 1,60 persen.[viva]

Loading...