JAKARTA|Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut pelaksanan Pilkada serentak berlangsung relatif aman. Beberapa daerah dilaporkan terlambat melaksanakan pilkada serentak karena faktor geografis.

“Sampai hari ini kita belum dapatkan laporan adanya insiden yg berarti dari semua wilayah seluruh Indonesia,” kata Tito di TPS 03, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017).

Proses pengamanan telah disiapkan di berbagai wilayah, termasuk pengaman di Indonesia Timur. Namun distribusi logistik, termasuk surat suara, memang menemui kendala di pelosok Papua.

“Ada mungkin beberapa wilayah yang bermasalah letaknya, bermasalah surat suaranya yang di gunung-gunung di Papua, ada beberapa tempat, misalnya Kabupaten Nduga di gunung itu kan. Ada beberapa tempat yang masih (terkendala -red) karena memang kerjanya luar biasa. Itu kotak harus dibawa di tempat tempat terpencil, harus dibopong,” jelasnya.

“Kemudian ada beberapa pulau di daerah Sangir Talaud karena ombak besar,” imbuhya.

Bahkan ada beberapa tempat di mana kotak dan surat suaranya harus dipikul oleh petugas TNI dan Polri karena lokasi TPS berada di pelosok.

“Ada yang harus dibopong oleh anggota Polri maupun TNI, karena harus masuk ke kampung-kampung, jalannya kecil,” lanjutnya.

Khusus untuk wilayah Jakarta, Tito mengatakan tidak ada laporan adanya gangguan. Tito berpesan masyarakat tetap menjaga kondisi keamanan di daerahnya.

“Kita sudah proaktif menjaga keamanan sampai dengan nanti pasca-penghitungan suara kita sudah siapkan antisipasinya. Masyarakat tidak usah khawatir nanti juga kalau ada yang menang jangan euforia merendakahkan kepada yang kalah, jangan sampai terjadi,” kata Tito.

Secara keseluruhan, dia menyampaikan kondisi seluruh daerah di Indonesia masih aman dan tidak ada gangguan yang cukup signifikan.

“Tapi untuk konstelasi keamanan sampai jam ini hampir jam 11.00 WIB ini relatif aman dan Insya Allah kita doakan aman,” tandas Tito. [detik]

Loading...