Tapteng | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapteng menyerahkan laporan Penerimaan dan Pengeluaran dana Kampanye keempat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati kepada Kantor Akuntan Publik untuk diaudit

Hal itu dikatakan Komisioner KPUD Tapteng Divisi Hukum, Azwar Sitompul sesuai dengan PKPU nomor 13 tahun 2016 tentang dana kampanye, bahwa setiap pasangan calon wajib melaporkan laporan pengeluaran dan penerimaan dana kampanye, yang diserahkan pada KPU tanggal 12 Februari lalu.

“Ke-empatnya telah menyerahkan LPPDK masing-masing paslon, jadi tidak ada yang lewat dari ketentuan pukul 18:00 WIB,”ujar Azwar kepada wartawan, Selasa (14/2).

Adapun LPPDK (Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye) yang di laporkan oleh ke-4 Paslon itu, lanjut Azwar, yakni Paslon nomor urut 1 (Amira) penerimaan Rp 1.468.371.000 dan pengeluaran Rp 249.950.000.

Paslon nomor urut 2 (Paus), penerimaan Rp 597.914.000 dan pengeluaran Rp 597.914.700.

Paslon nomor urut 3 (Badar), penerimaan Rp 1.115.000.000 dan pengeluaran Rp 1.112.011.140.

Paslon nomor urut 4 (Besar), penerimaan Rp 15.110.376 dan pengeluaran Rp 215.030.377.

Setelah pihaknya menerima laporan dana kampanye itu, tambah Azwar, maka pihaknya langsung menyerahkan kepada Kantor Akuntan Publik (KAP) yang telah ditunjuk sebagai akuntan untuk tiap-tiap calon.

“Tujuannya, nanti hasil dari pelaporan pengeluaran dan penerimaan dana kampanye paslon akan diaudit oleh KAP, maka laporan KAP nanti ada patuh tidak patuh. Artinya, apakah laporannya ini betul-betul sesuai dengan kondisi dan akuntannya, itulah fungsi KAP tersebut, dampaknya ya penilaian kepada masyarakat, kalau misalnya paslon yang pemenang itu diaudit KAP ternyata ada yang tidak patuh, berartikan selama pengeluaran dana kampanyenya tidak secara ril dibuatnya,”kata Azwar.

Sementara untuk hasil audit yang dilakukan oleh KAP itu sendiri, tambah Azwar, baru dapat diperoleh pada tanggal 28 Februari nanti.

“hasilnya 15 hari setelah tanggal 13 ini. Kalau sanksi ya nggak ada, ya cuma sanksi moral dari masyarakat,”ucapnya.

Dijelaskannya, yang melakukan penunjukan langsung Kantor Akuntan Publik itu sendiri dilakukan oleh Sekretariat KPU Tapteng sendiri. “Oleh sekretariat KPU Tapteng, jadi setelah kita umumkan peminatnya itu dari medan,”pungkasnya.(Andreas)

Loading...