Pangeran Cikeas ‘Tumbang’, Kemana Koalisi Kerajaan Cikeas?

189

JAKARTA|Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Ahmad Baidowi mengindikasikan partainya akan meninggalkan Koalisi Cikeas. Hal itu menyusul kalahnya pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di perhitungan sementara Pilkada DKI Jakarta.

“Koalisi bersama Demokrat, PPP, PKB, PAN hanya untuk mengusung Agus-Sylvi. Selanjutnya, ya terserah masing-masing parpol,” kata Baidowi kepada VIVA.co.id, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Februari 2017.

Baidowi mengatakan untuk langkah selanjutnya, DPP akan berkoordinasi dengan DPW dan para tokoh PPP terkait sikap politik ke depan. Ia mengungkapkan berbagai aspirasi dari bawah sendiri sudah masuk.

“Saat ini sudah ada sebagian aspirasi yang masuk, baik yang meminta bergabung ke salah satu calon, ataupun yang memberikan kebebasan kepada kader PPP untuk memberikan pilihan sesuai dengan platform PPP,” ujar Baidowi.

Ketika ingin ditegaskan kembali paslon mana yang hendak dibidik para kader PPP, Baidowi tidak mengungkapkannya. “Ada yang netral atau memberikan kebebasan kepada kader, ada juga yang ke salah satu paslon,” kata dia.

Sebelumnya, pengamat politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, memprediksi pada putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, ada sekitar 75 persen dari perolehan suara Agus-Sylvi yang berpotensi pindah ke pasangan calon nomor urut tiga, Anies-Sandi.

Dia menilai, faktor tersebut terjadi karena calon nomor satu sering berhadap-hadapan secara diametral dengan calon nomor dua, Ahok-Djarot. Sementara, dengan calon nomor tiga hampir tidak ada saling serang.

“Faktor lainnya adalah secara sosiologis politik. Kultur politik pemilih Agus-Sylvi lebih dekat dengan kultur politik pemilih Anies-Sandi. Jika ini yang terjadi, maka pasangan Anies-Sandi kemungkinan memenangkan pilkada DKI 2017,” kata Ubedilah.[viva]

Loading...