Ratapan Pasturi di Polres Sergai “Pak Kembalikan Duit Kami Pak”

Linda Wati : Itu uang dari jual sampan rencana uang itu akan digunakan untuk modal usaha

kapolressM24.CO|SERGAI

Berpakaian lesuh menggunakan sandal jepit, Linda Wati (49) bersama suaminya Elham (51) meratap di Mapolres Sergai, Selasa (29/11/2016) sekira pukul 10:00 WIB.

Pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di Dusun I Kampung Baru, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), ini bermohon kepada Kapolres Sergai, AKBP Eko Suprianto, untuk mengembalikan uang mereka sebanyak Rp8.7 juta.

Elham menceritakan prihal uang tersebut. Awalnya, Sabtu (26/11/2016) sekira pukul 06:00 WIB, kampung mereka diseser ratusan Personil Polres Sergai.

Satu persatu rumah bandar narkoba diperiksa oleh petugas begitu juga rumah Kamal alias Ilol (31) tak lain adalah anak pasutri ini.

Saat rumah anaknya itu digerebek, petugas tidak menemukan narkoba, namun menemukan buku rekapan togel, buku tapsir mimpi, serta uang tunai Rp9 juta lebih.

Sedangkan Ilol dan adiknya Irpan (22) yang berada di dalam rumah ikut diangkut petugas bersama uang dan rekapan togel tersebut.

Linda Wati kepada metro24.co, saat menangis di parkiran Mapolres Sergai sangat berharap uang hasil penjualan sampan suaminya itu bisa dikembalikan. Satu minggu lalu, suaminya menjual kapal seharga Rp6,5 juta dan jaring kapal Rp4,5 juta  dengan total Rp11 juta, dijual kepada mantan Kepala Desa Nagur bernama Rusli.

Uang sebesar Rp 11 juta itu sudah digunakan sebesar Rp2,3 juta dan tersisa Rp8,7 juta dan uang tersebut sengaja dititipkan kepasa istri Ilol agar lebih aman.

“Itu uang dari jual sampan rencana uang itu akan digunakan untuk modal usaha lagi rencana mau ganti sampan lagi cuma itu la yang ada uang kami untuk modal kami berharap bisa dikembalikan bukti kuitansi penjualan pun sudah kami serahkan kepada penyidik” ucap Linda Wati.

Begitu juga dikatakan Ilham ia sengaja menitipkan uang tersebut dirumah anaknya lantaran troma pernah kehilangan uang di dalam rumahnya. “Aku pernah kehilangan uang makanya aku titipkan uang itu ke rumah Ilol karena aku setiap hari melaut sedangkan istri selalu keluar rumah di Kampung Baru itu banyak maling jadi aku takut” ucapnya sambil mengusap air mata.

Ilham dan Linda Wati pun berharap Kapolres Sergai AKBP Eko Suprianto, dapat mengerti akan perasaannya. “Pak Kapolres mohon kembalikan la uang kami jika kedua anak kami memang salah silahkan di hukum sesuai dengan aturan mohon la kami pak cuma itu uang kami untuk modal usaha lagi” ucap keduanya.

Sementara itu Ilol sempat di wawancara metro24.co, mengakui ia memang seorang jurtul namun untuk uang sebesar Rp 8 juta lebih merupakan uang penjualan kapal ayahnya yang di titipkan kepada suaminya.

“Itu uang ayahku uang bukti dari jurtul cma Rp 200 ribu dan uang ayahku itu di simpan di lemari, uang dari jurtul tidak akan mungkin sebanyak itu” ucap Ilol.

Terkait hal ini, Kasat Reskrim Polres Sergai AKP. Aron TTS yang di hubungi metro24.co, mengatakan kalau uang tersebut di jadikan sebagai barang bukti. “Dijadikan barang bukti nanti kita coba lihat kembali,”ucap kasat.(darmawan)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.