RPMJD Belum Sesuai Dengan Visi Misi Kepala Daerah Terpilih

M24.CO|MEDAN
Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan menilai rancangan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Medan tahun 2016-2021 belum menyesuaikan terhadap visis misi kepala daerah terpilih, dalam hal ini Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

“Kalau kita bicara secara juridis tidaklah tepat rancangan dijadikan pedoman untuk menyusun RKPD maupun renstra SKPD. Apalagi rancangan RPJMD tersebut belum disesuaikan dengan visis misi kepala daerah terpilih,”kata Anton Panggabean yang menyampaikan pendapat fraksi di rapat parpurna DPRD Kota Medan tentang Ranperda RPJMD Kota Medan, di ruang Paripurna, selasa siang.

Anton juga menyinggung, bila mlihat dari kedudukan dan fungsi RPJMD tersebut, sebenarnya pengajuan RPJMD jauh dari terlambat. Semestinya sebagai pedoman pembuatan RKPD dan renstra SKPD, RPJMD harus sudah terbentuk menjelang pengajuan dan pembahasan R APBD TA 2016 yang lalu.

“Oleh karena itulah, kami tidak sependapat bila eksekutif menjadikan draf dokumen RPJMD menjadi acuan rencana kerja pembangunan daerah 2016,”tambahnya.

Lebih lanjut, Anton menekankan, sebenarnya fraksi partai democrat sangat berharap, pada saat penyampaian nota pengantar Walikoat tanggal 22 Agustus 2016 yang lalu, semestinya mengutarakan secara garis besar hasil evaluasi perjalanan % (lima) tahun RPJMD yakni dari 2011 – 2015.

Hal ini tentunya penting, terangnya, untuk mengetahui apa saja yang telah dapat dicapai berdasarkan RPJMD tersebut serta tantangannya, seperti upaya mewujudkan akses pendidikan dan kesehatan, ketersediaan infrastruktur dan utilitas kota, tata uang dan lingkungan hidup, lapangan kerja dan kesempatan kerja, menurunnya angka kemiskinan dan upaya meningkatkan penanaman modal dari para investor.

“Sangat kami sayangkan hal tersebut tidak turut disampaikan pada saat pengajuan draf RPJMD. Itulah sebabnya, kamia sangat sependapat bila di RPJMD ini diatur suatu system dan pola evaluasi pelaksanaan RPJMD,” pungkasnya. (red)

Loading...
author