Sebelum Tabrakan, Richard Saragih Ucapkan Maaf Kepada Kekasih

M24.CO I MEDAN

Kecelakaan maut antara mobil truk tangki milik Pertamina BK 8069 WO dengan mobil Avanza BK 1134 KF di Jalan Medan-Tarutung Km 219-220 Desa Sigumpar, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Tobasa, Minggu (2/9), tentu menyisakan kesedihan yang dalam terhadap keluarga.

Kesedihan itu bertambah setelah ketiga penumpang yang berada di dalam mobil Avanza tersebut dikabarkan meninggal dunia. Sementara salah satu korban, Richard Hamonangan Saragih Simbolon (26) warga Desa Bangun Raya, Kecamatan Raya Kahean, Simalungun dikabarkan akan merencanakan pernikahan bulan Oktober 2016 ini.

Saat metro24.co melakukan penelusuran di jejaringan sosial Facebook, akun Richard Simbolon langsung dibanjiri ucapan turut berduka dari teman-temannya setelah beberapa jam usai kecelakaan mau tersebut. Yang paling membuat sedih, ternyata sebelum kejadian itu, korban sempat mengucapkan maaf kepada sang kekasih.

Hali itu diketahui setelah akun Poe Damanik, yang merupakan pacar korban menulis kata-kata kesedihan di akun Richard Simbolon. Dalam ucapan itu, sang pacar mengisahkan kalau Richard pada bulan Oktober 2016 akan datang menemuinya untuk membicarakan pernikahan.

“Katamu bulan 10 mau datang kau sama Polu membicarakan kita nikah. Mananya janjimu itu? Minta maaf kau samaku mau pergi, rupanya inilah kepergianmu,,,” tulis Poe di aknun Richard.

Tak hanya sampai di situ, tulisan tersebut juga masih berlanjut membicarakan rencana mereka ke depannya. Termasuk rumah kontrakan yang akan mereka huni ke depannya. Begitu juga dengan pakaian jas untuk dikenakan dalam pernikahan yang akan dipesan minggu depan. Tapi akhirnya mereka berpisah.

Setelah tulisan itu ditulis sejak 23 jam yang lalu, pengguna sosial langsung membanjirinya dengan ucapan turut berduka. Setidaknya tulisan tersebut mendapat tanggapan seperti like sebanyak 105 akun dan sebanyak 82 komentar.

“Turut berduka ya kka. Sabar ya kka,” tulis akun Weny Naga menanggapi tulisan tersebut. Sementara akun Ika Saragih menulis, “Ya ampun sabar ya pondang..sedih kali mendengar kabar ini,” tulisnya.

Sebelumnya, kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini antara mobil truk tangki milik Pertamina dengan mobil Avanza di Jalan Medan-Tarutung Km 219-220 Desa Sigumpar, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Tobasa, Minggu (2/9). Atas kejadian itu, dua orang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun di Mapoldasu, kejadian bermula saat mobil truck tangki Pertamina BK 8069 WO yang dikemudi Lister Leo Gurning (34) warga Desa Sibuluan Nabolak, Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah datang dari arah Tarutung menuju Medan dengan kecepatan sedang.

Dari arah berlawanan, di lokasi, mobil Avanza BK 1134 KF datang dengan kecepatan tinggi dan bahkan tidak terkendali. Seketika di lokasi kejadian pun terjadi tabrakan. Supir Avanza bernama Borris Manik (25) warga Delitua Timur, Deli Serdang meninggal di lokasi kejadian.

Sementara penumpangnya, Ricard Marchius Situmeang (28) warga Sei Balai, Kabupaten Batubara dan Ricard Hamonangan Saragih (26) warga Desa Bangun Raya, Kecamatan Raya Kahean, Simalungun kritis dan langsung dilarikan ke RSU Glori Hotrina Medista Laguboti, Toba Samosir untuk mendapat perawatan yang akhirnya meninggal dunia.

“Kronologisnya mobil truk datang menuju Medan dan mobil pribadi datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Satu meninggal di lokasi, dua dibawa ke RS untuk mendapat perawatan,” ujar Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Minggu (2/9) sore. (tun)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.