Setelah Dilaporkan, Bupati Taput Didemo

lombokkM24.CO| TARUTUNG

Massa masyarakat Tapanuli Utara (Taput) tergabung dalam Forum Komunikasi Pengelola Cafe (PKPC), terus mencari keadilan. Setelah melaporkan Bupati Taput beberapa waktu lalu, kini massa akan melakukan aksi demo ke Kantor Bupati, pada Selasa (22/11/2016).

Aksi massa ini dilakukan menyusul tindakan sewenang-wenang Pemkab Taput yang sudah menerbitkan surat Bupati Taput Nomor.361/Kumdang/2016 perihal Teguran I yang menghimbau agar para pengusaha/pengelola usaha kafe di Desa Pansurnapitu, Kecamatan Sistas Barita, Tapanuli Utara untuk menutup dan tidak melanjutkan atau melakukan kegiatan apapun.

“Surat teguran tersebut sudah kami protes dengan mengirimkan surat balasan, namun surat balasan kami tersebut tidak ditanggapi, tetapi malah melakukan pengrusakan, pencurian, dan menyegel rumah yang kami miliki,”kata warga.

Dikataka, dalam aksi demo nantinya masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Tapanulin Utara mencabut surat Bupati Tapanuli Utara No.361/Kumdang/2016 tanggal 18 Oktober 2016 perihal teguran.

Lalu mendesak pemberian pepanjangan izin serta memfasilitasi pemberian izin kepada usaha-usaha yang belum memiliki izin, meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan permohonan maaf kepada Forum Komunikasi Pengelola Kafe Pansurnapitu secara resmi dan menayangkan melalui web resmi Pemkab Taput dengan waktu tayang 7×24 jam atas perlakuan sewenang-wenang yang telah dilakukan berupa pencurian, perampasan pengrusakan dengan cara-cara yang tidak manusiawi.

Lalu massa juga mendesak Kapolda Sumatera Utara agar segera memproses laporan dari masing-masing anggota Forum  yang telah dan akan diterima. Tuntutan ini sesuai dengan  surat pemberitahuan Forum Komunikasi Pengelola Kafe Pansurnapitu Tanggal 18 November 2016.

Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu W. Sibaringbing, Senin  (21/11/2016) membenarkan bahwa izin untuk menyampaikan aksi damai sudah dikeluarkan sesuai dengan Surat Tanda Terima Pemberitahuan Nomor : STTP/18/XI/2016/INTELKAM.

“Kita anjurkan kepada masyarakta agar tidak menganggu masyarakyat yang melakukan aksi damai dan jangan ada yang mencoba-coba mengangu masyarakyat yang melakukan aksi damai, karena polisi sudah memberikan izin. Kalau ada polisi akan bertindak tegas,”janjinya. (Fulkan).

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.