Walah ! Rupiah Terkapar ke Level 13.200

Rupanya, rupiah tak kuasa membendung sentimen negatif yang berasal dari global, yakni pelaksanaan pemilihan presiden Amerika Serikat.

Siang ini, nilai tukar rupiah terkulai melawan dollar AS. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 11.51 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot menembus 13.202.

Artinya, nilai tukar rupiah keok 0,9% dari level penutupan kemarin di 13.084 per dollar AS.

Sementara, nilai tukar mata uang Garuda berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) masih stabil di 13.084 dari sebelumnya 13.090.

Anjloknya nilai tukar rupiah berkaitan dengan proses perhitungan suara hasil pemilu AS yang menunjukkan persaingan yang ketat.

“Dengan masih banyaknya suara yang tengah dihitung, dan besarnya kemungkinan Trump memenangkan pemilu, pasar merasakan kepanikan. Kita semua cukup terkejut,” jelas Karl Goody, private wealth manager Shaw and Partners Ltd di Sydney kepada Bloomberg.

Kendati demikian, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo meyakini, pelemahan rupiah hanya terjadi untuk jangka pendek. Sementara untuk jangka panjang, kurs rupiah akan bergerak ke arah fundamentalnya.

Menurutnya, saat ini pasar keuangan Indonesia khususnya pasar valuta asing relatif stabil. Hal tersebut lantaran kepercayaan investor internasional terhadap kondisi ekonomi Indonesia cukup kuat, yang tercermin dari inflasi yang stabil, defisit transaksi berjalan ataucurrent account deficit (CAD) yang terjaga, dan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik.(Kontan)

Loading...
author