Telkomsel Gelar Edukasi #internetBAIK di Medan

M24.CO|MEDAN
Telkomsel menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai pemanfaatan internet secara bertanggung jawab, aman, kreatif, dan inspiratif (BAIK) di 12 kota di berbagai wilayah di Indonesia. Kampanye ini merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang positif dan konstruktif bagi masyarakat Indonesia.

Kota medan menjadi kota keenam untuk menyelenggarakan kegiatan #internetBAIK yang berlangsung di Hotel Polonia Medan dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumaera Utara (4-7 Oktober 2016). Setelah sebelumnya kegiatan yang sama juga sudah berlangsung di kota Yogyakarta, tenggarong, nunukan, tasikmalaya, dan kupang. selanjutnya akan menyusul kota pekan baru, palembang, banyuwangi, manokwari, bantaeng dan bekasi.

General Manager Sales Region Sumbagut Telkomsel Nurcahyo Priyadi mengatakan, “Kami menyadari bahwa salah satu fondasi terpenting dalam menciptakan ekosistem digital yang positif dan konstruktif adalah karakter manusia sebagai penggunanya. Untuk itu, sebelum smart village, smart city, atau smart country terbentuk, maka yang perlu diwujudkan terlebih dahulu adalah smart people.”

Lebih lanjut Nurcahyo menjelaskan, “Sebagai operator seluler terdepan di Tanah Air, kami bertanggung jawab untuk mengedukasi dan memberikan teladan bagi masyarakat Indonesia perihal penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi kita semua. Melalui #internetBAIK, kami mendorong anak-anak, orangtua, dan guru untuk mampu memanfaatkan internet secara produktif, tidak sebatas sebagai pengguna namun juga untuk berkreasi menghasilkan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.”

#internetBAIK merupakan kampanye cyber wellness meliputi rangkaian aktivitas sosialisasi dan workshop yang ditujukan bagi segmen anak-anak dan remaja sebagai entry level pengguna internet, serta para orangtua dan guru yang berperan sebagai pengawas dan pendamping. Kegiatan ini melibatkan ICT Watch, Yayasan Kita dan Buah Hati, serta Kakatu sebagai mitra yang berkompeten dan memiliki concern yang tinggi terhadap pemanfaatan internet secara baik.

“Dengan melibatkan peran serta aktif guru dan orangtua untuk mendampingi anak-anak dan remaja, kami berharap pemahaman mengenai pemanfaatan internet secara BAIK diharapkan dapat terwujud secara komprehensif,” papar Nurcahyo.

Pada hari pertama Seminar #internetBAIK digelar dengan konsep diskusi panel dan talkshow yang menarik dengan menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten terkait digital literacy, parenting issue, dan kebijakan publik. Seminar ini dihadiri orangtua siswa, perwakilan guru dari berbagai sekolah, dan komunitas sosial.

Kelas Training for Trainer #internetBAIK yang diadakan pada hari kedua dan ketiga merupakan kelas dengan format yang memenuhi standar micro-teaching yang dikhususkan untuk membekali dan menyiapkan duta #internetBAIK untuk menjalankan proyek kolaborasi di masing-masing kota dengan memanfaatkan aplikasi mobile yang ada sebagai bagian dari rangkaian kampanye dan edukasi cyber wellness. Kelas ini diikuti oleh para relawan atau duta #internetBAIK dari segmen orangtua dan remaja, guru, komunitas sosial dan blogger, serta karyawan Telkomsel peserta Employee Volunteering Program.

Pada hari terakhir kampanye #internetBAIK diadakan Kelas Edukasi yang merupakan kegiatan seru dan menyenangkan dengan format yang memenuhi standar micro-teaching agar pendampingan kepada peserta lebih intensif dan efektif dengan metode pengajaran yang disesuaikan dengan usia. Para peserta Kelas Edukasi adalah para siswa Sekolah Dasar kelas 4-6 dan Sekolah Menengah Pertama kelas 7-9.

Seiring dengan makin meluasnya ketersediaan jaringan broadband Telkomsel di seluruh Indonesia, melalui #internetBAIK, diharapkan penggunaan layanan broadband yang kurang bermanfaat bisa ditekan. #internetBAIK ingin menanamkan semangat cyber wellness di kalangan remaja dengan memberikan sosialisasi dan edukasi penggunaan internet secara bertanggung jawab, aman, inspiratif, dan kreatif. Penggunaan internet secara BAIK dipercaya akan meningkatkan produktivitas dan memberikan dampak positif bagi perkembangan bangsa.

Penggunaan internet yang bertanggung jawab artinya memanfaatkan internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika. Aman berarti pengguna internet terlindungi dari segala potensi kejahatan dan dampak buruk dari internet. Inspiratif artinya mendorong pemanfaatan internet untuk hal-hal yang positif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pengguna dan orang di sekitarnya. Sementara kreatif berarti menciptakan ekosistem digital yang produktif sebagai wadah pengembangan daya cipta dan kreasi yang bermanfaat secara luas bagi masyarakat.

“Kami terus berupaya memperluas kampanye serta edukasi internet yang BAIK agar lebih terpadu dan terencana. Untuk itu, ke depannya kami juga akan berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan terkait, sehingga kampanye ini bisa berkembang menjadi sebuah gerakan sosial yang meningkatkan awareness masyarakat luas mengenai pentingnya penggunaan internet secara bijak,” pungkas Nurcahyo. (red)

Loading...
author