10 terapis, ratusan miras dan narkoba diamankan

29

Tiopan-Medan | Memasuki hari ke-10 gelaran Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Polsek Sunggal berhasil mengamanakan 10 terapis wanita, 149 botol minuman keras (Miras), 9 Kg ganja, 2 paket sabu dan 6 unit mesin jackpot.

Gelaran razia dipimpin langsung Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna bersama Koramil dan Muspika Medan Sunggal melibatkan puluhan personel gabungan. Operasi yang digelar sejak 1 Mei 2018, digelar di sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Sunggal dengan sasaran penyakit masyarakat seperti narkoba, miras, judi dan prostitusi.

Selain itu, gelaran Ops Pekat juga dilaksanakan atas atensi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2018. Dalam gelaran razia tersebut, petugas melakukan pemeriksaan ke kafe reman-remang, spa dan kios (grosir) yang menjual minuman keras. Tidak hanya itu, personel juga melakukan penyisiran dengan berpratoli ke kawasan pemukiman padat penduduk guna mengantisipasi adanya praktik perjudian.

Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna mengatakan, gelaran Ops Pekat dilakukan di sejumlah kawasan yakni, Jln Medan-Binjai, Kec Sunggal, Kab Deliserdang, Jln Gagak Hitam/Ringroad, Jln Ngumban Surbakti dan Jln Tanjung Selamat, Kec Sunggal, Kab Deliserdang.

“Kegiatan Ops Pekat yang kita gelar sejak 1 Mei 2018 kemarin, dalam rangka menjalankan atensi Bapak Kapolrestabes Medan guna menyambut bulan suci Ramadhan 2018,” ujarnya, Jumat (11/5).

Lebih lanjut, sambung Wira, dari hasil gelaran Ops Pekat pihaknya berhasil mengamankan, sebanyak 149 botol minuman keras (Miras), 9 kg ganja kering siap edar, 2 paket sabu, 6 unit mesin judi jackpot dan 10 wanita terapis.

“Dalam gelaran Ops Pekat selama 10 hari ini, kita amankan 10 wanita dari 2 lokasi spa. Selain itu, kita juga menyita barang bukti narkoba, minuman keras dan mesin judi jackpot. Keseluruhan barang bukti yang kita sita nantinya akan kita musnahkan,” imbuhnya.

Wira menambahkan, pihaknya akan rutin menggelar Ops Pekat selama bulan suci Ramadhan guna memberikan kenyamanan pada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

“Kita mengimbau pada masyarakat untuk turut memberikan informasi pada pihak kepolisian guna meminimalisir aksi kejahatan serta penyakit masyarakat. Kita juga menyarankan para Kepling untuk mengaktifkan kembali Pamswakarsa,” pungkasnya.

Loading...