Anggota DPRDSU minta Kadisdik Sumut dievaluasi

Budiman-Medan | Posisi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut yang diduduki Arsyad Lubis diminta agar dievaluasi. Pasalnya, Kadisdik dianggap tidak menghormati institusi pendidikan.

Desakan itu diungkapkan oleh Ketua Komisi A DPRD Sumut, HM Nezar Djoeli, Kamis (3/5) di gedung DPRD Sumut. Ia menilai Kadisdik mengabaikan Permendagri No. 21/2013 tentang fasilitasi pencegahan narkoba, bahkan tidak menghormati institusi pendidikan yang dikelola.

“Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis sebaiknya mundur saja. Banyak pejabat cuma pintar slogan dan manis di bibir seperti Arsyad Lubis,” sesal Nezar Djoeli kepada M24.

Loading...

Selain itu, sambung Nezar, desakan itu menyusul dengan tidak hadirnya Kadisdik, Asryad Lubis sebagai narasumber sosialisasi bahay narkoba yang digelar di SMAN 5 Medan. Bahkan, tak satupun perwakilan diutus untuk mewakili Arsyad dalam acara tersebut.

“Kadis Pendidikan Sumut terbukti dinilai tidak peduli dengan masa depan generasi bangsa. Masak tak ada satupun pejabat Dinas Pendidikan Sumut hadir memberi ceramah,” ungkapnya.

Nezar berharap Gubernur Sumatera Utara, H T Erry Nuradi segera mengevaluasi kinerja Kadis Pendidikan Sumut, Arsyad Lubis.

“Arsyad Lubis, anda tidak pantas jadi Kadis Pendidikan. Mundur sajalah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kadisdik Sumut diminta menjadi sebagai narasumber sosialisasi bahaya narkoba di SMAN 5 Medan. Namun, Kadisdik Sumut tak hadir guna memberikan pengarahan kepada 1.500 siswa-siswi tentang bahaya narkoba.

Loading...