Baru Pulang Belanja, Dua Pemakai Diborgol Tim Pegasus

Kedua pelaku di Polsek Sunggal

SUNGGAL-M24 | Maraknya peredaran narkoba dikawasan Desa Sei Semayang tampaknya tak ada habisnya. Meski petugas baru saja melakukan penangkapan terhadap seorang pengedar dikawasan tersebut, kini Tim Pegasus Polsek Sunggal kembali mengamankan dua pemake’ narkoba dari kawasan yang sama, Rabu (10/10) sore.

Adalah Dani Sembiring (25) warga Jln Konggo Kongsi dan Dublin Syahputra (26) warga Jln Binjai KM 13, Desa Sei Semayang, Kec Sunggal, Kab Deliserdang, tersangkanya. Barang bukti 1 paket sabu yang dibeli bersama-sama juga turut diamankan petugas.

Kanit Reskrim Sunggal, Iptu Philip Purba mengatakan penangkapan yang dilakukan pihaknya bermula dari laporan masyarakat yang menyebut adanya transaksi narkoba dikawasan tersebut.

Loading...

“Semalam (Rabu) kita mendapat informasi lagi akan adanya peredaran narkoba dilokasi. Selanjutnya kita lidik dan mengamankan kedua tersangka,” ungkap Philip.

Dijelaskan Philip, saat dilakukan pemeriksaan, dari saku celana Dani ditemukan 1 paket sabu yang baru dibeli tersangka dilokasi.

“Pengakuannya sabu tersebut dibeli tersangka dengan cara patungan seharga Rp40 ribu. Kita juga menyita barang bukti 1 buah timbangan, 1 buah dompet, 1 buah kaca pirex dan 1 buah sendok besi,” terang Philip.

Ditegaskan mantan Kanit Reskrim Percut Seituan ini, jika pihaknya akan terus melakukan penggrebekan di wilayah yang disinyalir menjadi lokasi peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Sunggal.

“Meski baru kita gerebek, ternyata dikawasan Sei Semayang masih ada peredaran narkoba lagi. Kini kedua tersangka masih kita periksa dan akan kita kembangkan lagi dari mana tersangka mendapatkan barang haram tersrbut,” beber Philip.

Oleh sebab itu, diitambahakan Philip jika pihaknya mengimbau pada masyarakat agar tak henti-hentibnya memberi informasi pada pihak kepolisian akan adanya peredaran narkoba.

“Tersangka kita jerat Pasal 114 ayat (1) pasal 112 ayat (1) Subs Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkas Philip. (tiopan)

Loading...